Suvenir MU-Barca Dijual Mahal, Nike Kena Denda Rp 200 M

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
25 March 2019 20:05
Nike kena denda Rp 200 M gara-gara blokir penjualan kaos dan merchandise klub bola Eropa sepanjang 2004-2017
Brussels, CNBC Indonesia- Pembuat pakaian olahraga Nike dijatuhi denda 12,5 juta euro (10,7 juta poundsterling atau setara Rp 200 miliar) pada hari Senin (25/3/2019) karena memblokir penjualan lintas-batas merchandise sepak bola dari beberapa klub paling terkenal di Eropa.

Uni Eropa (UE) telah menerapkan sanksi terhadap pembatasan semacam itu.




Komisi Eropa mengatakan praktik ilegal Nike terjadi antara 2004 hingga 2017 dan terkait dengan barang dagangan berlisensi untuk berbagai klub sepak bola mulai dari Barcelona, Manchester United, Juventus, Inter Milan, AS Roma, dan Federasi Sepak Bola Perancis.

Kasus Uni Eropa berfokus pada peran Nike sebagai pemberi lisensi untuk membuat dan mendistribusikan barang dagangan berlisensi yang menampilkan merek klub sepak bola dan bukan merek dagangnya sendiri.

Sanksi itu datang setelah dilakukan penyelidikan selama dua tahun yang dipicu oleh penyelidikan sektor ke dalam e-commerce di blok yang terdiri dari 28 negara tersebut.

UE ingin meningkatkan perdagangan online dan pertumbuhan ekonomi.

Komisioner Persaingan Eropa Margrethe Vestager mengatakan tindakan Nike membuat penggemar sepak bola di negara lain kehilangan kesempatan untuk membeli barang dagangan klub mereka seperti mug, tas, seprai, alat tulis, dan mainan.

Kaos MU-Barca, Nike Kena Denda Rp 200 MFoto: Nike.Com


"Nike mencegah banyak pemegang lisensinya dari menjual produk-produk bermerek ini di negara lain yang menyebabkan pilihan barang menjadi lebih sedikit dan harganya menjadi lebih mahal bagi konsumen," katanya dalam sebuah pernyataan, mengutip Reuters.

Praktik Nike termasuk klausul dalam kontrak yang melarang penjualan di luar wilayah oleh pemegang lisensi dan ancaman untuk mengakhiri perjanjian jika pemegang lisensi mengabaikan klausa tersebut. Denda yang dibayarkan Nike dipotong sebesar 40% setelah Nike bekerja sama dengan penegak Uni Eropa.

Saksikan video sepatu terlaris di bawah ini
[Gambas:Video CNBC]




(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading