Sambungkan Jakarta-Bekasi, Tarif LRT Dipatok Rp 12 Ribu

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
15 February 2019 12:55
Sambungkan Jakarta-Bekasi, Tarif LRT Dipatok Rp 12 Ribu
Jakarta, CNBC Indonesia - Meski tahap pembangunan belum rampung, namun tarif light rail transit (LRT) Jabodebek sudah dipatok. Ketetapan tarif berlaku flat senilai Rp 12 ribu, setelah dipastikan mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Direktur KAI Daop 1 Jakarta, John Roberto, menyebut, tarif itu berlaku untuk sekali jalan. Mulanya, berdasarkan perhitungan awal ditemukan angka keekonomian senilai Rp 30 ribu.

Namun, setelah memperhatikan daya beli masyarakat, ditambah kepastian mendapatkan subsidi maka tarif ditetapkan Rp 12 ribu. Ke depan, sistem pembayaran bakal diupayakan terintegrasi dengan KRL.


"Integrasi tiketnya, KRL dengan LRT sangat bisa karena kita sudah bicarakan ke KCI (PT Kereta Commuter Indonesia). Itu pasti harus kita lakukan. Termasuk dengan MRT (mass rapid transit) bisa kita bicara dan memungkinkan," urainya di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

"Kita sih membuka pintu untuk itu. Kita dengan KCI pasti bisa. Karena ini kan masih ada setahun lebih. Kalau LRT Jakarta itu kan kita mau jadi satu," lanjutnya.



Dia menyebut, LRT Jabodebek berkapasitas 750-1.200 penumpang untuk sekali angkut. Pada jam normal, diprediksi sekali jalan angkutan tersebut mampu melayani sekitar 200 orang.

Proyek LRT Jabodebek sendiri meliputi 31 train set. Setiap set, terdapat ada enam gerbong. Dalam sehari, direncanakan ada 430 perjalanan dari Cibubur menuju Dukuh Atas pulang-pergi dan 430 perjalanan dari Bekasi menuju Dukuh Atas pulang-pergi.

"Jadi sehari bisa angkut 500 ribuan penumpang," bebernya.

Tarif Rp 12 Ribu, LRT Bakal Terintegrasi KRL hingga MRTFoto: Infografis/Jumlah Utang Pemerintah Pusat/Arie PratamaInfografis: Perbandingan Biaya LRT di Dunia


Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional II PT Adhi Karya Tbk, Pundjung Setya Brata, menyebut hingga 8 Februari 2019, progres pelaksanaan pembangunan tahap I sudah mencapai 58,3%.

"Lintas pelayaran Cawang-Cibubur sudah 78,5% praktis tidak ada masalah. Sedangkan Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 46,1%, lalu Cawang - Bekasi Timur 52,8%," dia memberikan rincian.

Simak video Dirut Adhi Karya menjawab perihal biaya pembangunan LRT di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading