Internasional

Awas, Bayang-bayang Penutupan Pemerintah AS Datang Lagi

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
11 February 2019 06:57
Awas, Bayang-bayang Penutupan Pemerintah AS Datang Lagi
Washington, CNBC Indonesia - Pembicaraan terkait pendanaan perbatasan Amerika Serikat (AS) menemui jalan buntu setelah para anggota dewan dari Partai Demokrat dan Republik cekcok terkait kebijakan penahanan imigran, kata seorang anggota Senat Republik, Minggu (10/2/2019).

Para politisi tersebut tengah berupaya merumuskan anggaran baru demi menghindari terjadinya penutupan pemerintah atau government shutdown kembali jelang berakhirnya masa anggaran sementara 15 Februari mendatang.



"Pembicaraan menemui jalan buntu saat ini," kata Senator Republik Richard Shelby kepada Fox News Sunday yang dikutip Reuters.


Ia mengatakan kebuntuan itu terjadi terkait keinginan Demokrat untuk membatasi jumlah tempat tidur di berbagai fasilitas penahanan bagi orang-orang yang masuk ke negara itu secara ilegal.

Upaya untukĀ menyelesaikan perselisihan terkait pendanaan perbatasan diperpanjang hingga akhir pekan waktu setempat karena Kongres ingin kesepakatan dapat dicapai hari Senin.

Awas, Bayang-bayang Penutupan Pemerintah AS Datang LagiFoto: Demo Karyawan Federal AS. (Reuters/Carlo Barria)

Senator Demokrat Jon Tester memilih mengacuhkan perbedaan yang ada.

"Ini adalah sebuah negosiasi. Negosiasi jarang berlangsung terus mulus," katanya kepada Fox News Sunday. Tester berharap kesepakatan akan dapat dicapai.

Namun, Shelby mengatakan kemungkinan kesepakatan dapat dicapai di hari Senin hanya 50-50. Tidak ada pembicaraan lagi yang dijadwalkan, kata seorang sumber kepada Reuters.



Para legislator berharap dapat mencapai kesepakatan di Senin untuk memberi waktu rancangan anggaran itu diloloskan di Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat serta ditandatangani Presiden Donald Trump hari Jumat saat pendanaan bagi beberapa lembaga federal habis.

Trump pada 25 Januari lalu sepakat untuk mengakhiri penutupan pemerintahan yang telah berlangsung selama 35 hari ketika itu tanpa mendapatkan pendanaan senilai US$5,7 miliar yang ia minta untuk membangun tembok batas dengan Meksiko.


Saksikan video mengenai dibukanya kembali pemerintahan AS Januari lalu.

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading