Internasional

Trump Tetap Ngotot Bangun Tembok Batas, Shutdown Membayangi?

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
06 February 2019 13:47
Trump Tetap Ngotot Bangun Tembok Batas, Shutdown Membayangi?
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersumpah untuk membangun tembok perbatasan yang menjadi penyebab ditutupnya pemerintahan AS selama 35 hari beberapa waktu lalu.

Hal itu ia sampaikan dalam pidato State of the Union di hadapan Kongres AS, Selasa (5/2/2019) malam waktu setempat.



Ia menyebut imigrasi ilegal adalah "krisis nasional yang mendesak," tetapi tidak mengumumkan kondisi darurat perbatasan yang akan memungkinkan dirinya melangkahi Kongres untuk mendapatkan pendanaan tembok. Sebagai gantinya, ia mendesak Demokrat dan Republik agar menemukan kesepakatan sebelum batas waktu 15 Februari.


"Di masa lalu, sebagian besar orang di ruangan ini memilih membangun tembok, tetapi tembok yang tepat tidak pernah dibangun. Saya akan membuatnya dibangun," kata Trump dalam pidatonya, dilansir dari Reuters. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrat yang menentang keras pembangunan dinding itu, Nancy Pelosi, duduk di belakangnya.

Trump Tetap Ngotot Bangun Tembok Batas, Shutdown Membayangi?Foto: Presiden Donald Trump menyampaikan pidato State of the Union di Capitol di Washington, DC pada 5 Februari 2019. Doug Mills / Pool via REUTERS

Demokrat menyebut tembok itu pemborosan dan tidak efektif.

Pada saat yang sama, Trump memperingatkan bahwa upaya Demokrat menyelidiki pemerintahannya, bersama dengan kemungkinan keterlibatan AS dalam perang di luar negeri, akan membahayakan ekonomi AS.

"Sebuah keajaiban ekonomi sedang terjadi di Amerika Serikat dan satu-satunya hal yang dapat menghentikannya adalah perang bodoh, politik, atau investigasi partisan yang konyol," katanya.


Kebuntuan pembahasan anggaran antara Trump dan Partai Demokrat yang berpangkal pada perselisihan alokasi dana pembangunan tembok menyebabkan sebagian lembaga federal AS tidak mendapatkan pendanaan. Kondisi ini menyebabkan terjadinya penutupan pemerintahan atau government shutdown terlama dalam sejarah, yaitu selama 35 hari yang dimulai 22 Desember lalu.

Demokrat dan Trump telah menyepakati anggaran sementara yang tidak mencantumkan alokasi dana tembok. Namun, anggaran itu hanya cukup hingga 15 Februari.

Trump sebelumnya telah mengatakan tak segan menutup lagi pemerintahan bila ia tidak mendapatkan dana pembangunan dinding batas yang ia minta.


Saksikan video mengenai government shutdown berikut ini.

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading