PLN Teken PPA Listrik PLTA 350 MW dengan Perusahaan Kalla

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
15 November 2018 - 16:39
PLN Teken PPA Listrik PLTA 350 MW dengan Perusahaan Kalla
Jakarta, CNBC Indonesia- PT PLN (Persero) baru saja menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Merangin 350 MW dengan perusahaan listrik swasta (Independent Power Producer/IPP), PT Kerinci Merangin Hidro Achmad Kalla. 

Penandatanganan yang dilakukan pada Kamis (15/11/2018) merupakan PPA ke-4 di 2018 dalam hal pengembangan EBT.




Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir menjelaskan, PLTA Merangin yang berlokasi di Kabupaten Kerinci, Jambi memiliki kapasitas sebesar 4 x 87,5 MW (Megawatt). Energi yang dihasilkan per tahun sebesar 1.280 Giga Watt hour (GWh). Pembangkit yang direncanakan beroperasi secara komersial (COD) pada 2025 ini akan memasok listrik ke sistem yang diatur oleh PLN Pusat Pengatur Beban Sumatra. 

"PLTA Merangin ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik yang akan terus meningkat," ujar Sofyan melalui keterangan resminya, Kamis (15/11/2018).

Nantinya, PLTA Merangin akan digunakan sebagai pembangkit peaker, yakni pembangkit yang digunakan hanya pada saat beban puncak. Hal ini bertujuan mengurangi beban peaker PLN di Sumatra yang masih menggunakan pembangkit gas dan diesel, dimana harganya cukup tinggi. PLTA juga dipilih sebagai peaker karena memiliki kecepatan masuk ke sistem (ramping rate) yang tinggi dibanding pembangkit batu bara.

Total investasi yang akan dikeluarkan dari proyek PLTA Merangin sendiri sebesar US$ 903.703.300 atau setara Rp 13,4 triliun.

"Saya berharap PLTA Merangin dapat menjadi infrastruktur ketenagalistrikan Indonesia yang andal, terjangkau dan memiliki aspek keberlanjutan," pungkas Sofyan.

Hadir menyaksikan penandatanganan ini, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, pemerintah bersyukur perjanjian ini dapat ditandatangani hari ini. 

"Pemerintah sangat komit untuk membangun EBT. Ini juga merupakan sebuah pencapaian bagi PLN," ujar Arcandra.

Adapun, sebelum PPA ini, sudah ada tiga PPA yang diteken PLN dengan total kapasitas 11,9 MW. Sementara pada 2017, tercatat ada 70 PPA dengan total kapasitas 1214,17 MW yang ditandatangani. Hal ini menandakan besarnya minat pengembang terhadap energi baru terbarukan (EBT), sekaligus komitmen PLN dalam penggunaan pembangkit EBT. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading