Jokowi Gratiskan Suramadu, Bagaimana Nasib Kapal Feri?

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
07 November 2018 19:39
Jokowi Gratiskan Suramadu, Bagaimana Nasib Kapal Feri?
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah membahas nasib penyeberangan Ujung-Kamal yang menghubungkan Surabaya-Madura. Ini menyusul kebijakan dihapusnya tarif tol Jembatan Suramadu oleh Presiden Joko Widodo.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, mengaku belum memutuskan langkah terdekat yang akan diambil. "Sedang dalam pembahasan," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Meski begitu, dia menegaskan, tidak akan menutup perlintasan Ujung-Kamal. Menurutnya, keberadaan penyeberangan itu saat ini masih dibutuhkan.


"Prinsipnya kami tidak akan tutup Ujung dan Kamal. Karena kita tidak tahu, Kinerja jembatan [Suramadu] sejauh mana hambatan - hambatan ke depan. Kami masih kaji skemanya seperti apa ke depan dengan ASDP [Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan]," tandasnya.


Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasional PT ASDP Indonesia Ferry, La Mane menegaskan bahwa pihaknya mendukung apapun kebijakan pemerintah. Karena itu, dia menyebut, tidak ada rencana penutupan penyeberangan Ujung-Kamal.

Sejalan dengan itu, dia mengaku tidak ada dampak signifikan terhadap lalu lintas penyeberangan, pasca digratiskannya tol Jembatan Suramadu. Pasalnya, sejauh ini penyeberangan Ujung-Kamal memang lebih banyak melayani penumpang yang berkepentingan di sekitar pelabuhan saja.


"Yang bergerak di penyeberangan itu memang masyarakat di sekitar saja, yang lain lewat tol. Dulu ada 32 kapal karena memang satu-satunya [akses Surabaya-Madura], tapi sejak ada jembatan tinggal 3 kapal, 2 kapal milik ASDP dan 1 kapal Darma Lautan Utama," ungkapnya. (ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading