Jack Ma: Cekcok Dagang AS-China Bisa Sampai 20 Tahun

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
18 September 2018 18:06
Jack Ma menilai perang dagang AS-China bisa berlangsung puluhan tahun jika tak ada perbaikan regulasi
Shanghai, CNBC Indonesia- Bos Alibaba Jack Ma pada hari Selasa (18/9/2018) mengatakan cekcok dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China bisa berlangsung selama dua dekade dan bakal bikin "kacau" pihak yang terlibat.

Dia juga menyebutkan aturan-aturan perdagangan yang lemah. Jack Ma berbicara di sebuah konferensi investor Alibaba setelah Washington mengumumkan bea masuk baru terhadap produk impor China senilai US$200 miliar (Rp 2.975 triliun), yang memicu Beijing melakukan serangan balasan.




Jack Ma mengatakan tensi dagang kemungkinan akan berdampak ke perusahaan China dan asing dengan segera dan negatif. Dia memprediksi bisnis-bisnis China bisa memindahkan produksinya ke negara lain dalam jangka waktu menegah guna menghindari tarif impor."Anda mungkin memenangkan pertempuran, tetapi Anda kalah dalam perang," kata Ma di acara pemegang saham di Hangzhou, dilansir dari Reuters.

"Jangka menengah, banyak bisnis China yang akan pindah ke negara lain," tambahnya.
Ma mengatakan peraturan perdagangan yang baru diperlukan untuk jangka panjang.

"Bahkan jika Donald Trump pensiun, presiden baru akan datang, ini akan tetap berlanjut. Kita perlu peraturan perdagangan baru, kita perlu memperbarui WTO," katanya, merujuk pada Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO).

Jack Ma menyampaikan komentar yang dia sebut sebagai pidato terakhir kepada para pemegang saham sebagai bos raksasa internet China. Pekan lalu, dia mengumumkan akan mundur dari jabatannya dalam jangka waktu satu tahun dan menyerahkan kepemimpinan perusahaan kepada Direktur Eksekutif Daniel Zhang.

Jack Ma bertemu dengan Presiden AS Donald Trump tahun lalu, di mana dia berjanji untuk menciptakan 1 juta lapangan kerja di AS yang terhubung dengan para pedagang kecil yang menjual barangnya di platform Alibaba. Hubungan dagang antara AS dan China semakin memburuk seraya kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu saling berbalas tarif impor.
(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading