Internasional

Melunak pada Rusia, Trump Bantah Dirinya 'Dikendalikan' Putin

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
20 July 2018 16:27
Melunak pada Rusia, Trump Bantah Dirinya 'Dikendalikan' Putin
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah-tengah tuduhan bersikap tidak tegas terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya sama sekali tidak dipengaruhi oleh pemimpin yang baru saja ditemuinya awal pekan ini.

Dalam wawancara khusus dengan CNBC International hari Kamis (20/7/2018), Trump menjabarkan beberapa tindakan yang dia sebut dapat membantah segala argumen bahwa dia berada di bawah komando Putin.

Tindakan-tindakan itu termasuk mendesak Kanselir Jerman Angela Merkel pekan lalu untuk menarik dukungan saluran gas baru yang akan mengalirkan gas dari Rusia ke Jerman melalui Laut Baltic. Trump menyebut Jerman sebagai "tawanan Rusia" karena ketergantungannya pada sumber daya energi Rusia".


"Saya bilang, tunggu sebentar, kita seharusnya melindungi Anda dari Rusia dan Anda membayar miliaran dolar ke mereka. Apa maksudnya?" kata Trump dalam wawancara itu.

"Sekarang, Anda pikir itu positif untuk Rusia? Saya memberi tahu berbagai hal ke mereka [Jerman] bahwa mereka [Rusia] diberikan miliaran dolar. Ngomong-ngomong, hal itu terjadi saja sudah merupakan kekonyolan," tambahnya.

Komentar Presiden itu muncul selang tiga hari setelah dia bertemu dengan Putin di Helsinki, di mana komentarnya dalam konferensi pers gabungan bersama Putin menuai kritik tajam baik dari Partai Demokrat maupun rekan-rekannya di Partai Republik.


Ketika diberi pertanyaan oleh jurnalis, Trump menolak mengkritisi Putin karena mencampuri pemilu presiden AS tahun 2016 yang pada akhirnya memenangkan dirinya.

Dalam wawancara dengan CNBC tersebut, Trump juga mendesak orang-orang untuk melihat sanksi yang telah dia berlakukan ke Rusia, merujuk pada beberapa rangkaian sanksi keuangan yang pemerintahannya jatuhkan ke oligarki, perusahaan, dan pejabat pemerintah Rusia.

"Lihatlah semua diplomat yang saya tendang keluar," tambah Trump. Dia merujuk pada pengusiran di bulan Maret terhadap 60 diplomat Rusia yang sudah diidentifikasi badan intelijen AS setelah peracunan seorang mantan mata-mata Rusia di Inggris.

"Lihatlah semua hal yang sudah saya lakukan," kata si presiden.

Pada bulan April, harian The Washington Post dengan mengutip seorang pejabat pemerintahan senior melaporkan bahwa Trump naik pitam pada sejumlah diplomat yang diusir di bulan Maret. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading