Trump: Saya Bisa Jadi 'Musuh Terburuk' Putin

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
20 July 2018 16:14
Trump: Saya Bisa Jadi 'Musuh Terburuk' Putin
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Kamis (19/7/2018) berjanji jika kesepakatannya dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin tidak "berhasil, saya akan menjadi musuh terburuk yang pernah dia miliki".

Trump membuat pernyataan tersebut dalam wawancara dengan CNBC International di Gedung Putih.

Dalam wawancara yang sama, Trump mencibir pendahulunya Presiden Barack Obama karena "sangat mudah dicurangi" oleh Rusia. Sementara itu, dia mengklaim sudah "jauh lebih keras ke Rusia dibandingkan semua presiden dalam bertahun-tahun lamanya".

"Mungkin selamanya," tambahnya.


Namun, Trump juga mengatakan dia menghargai peluang untuk memperbaiki hubungan AS dengan Rusia, bahkan setelah badan intelijen AS berkata Rusia sudah berulang kali mencoba mencampuri pemilu kepresidenan AS di tahun 2016.

"Bergaul dengan Presiden Putin, bergaul dengan Rusia, itu positif, bukan negatif," kata Trump.

Kemudian di hari yang sama, Juru Bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders berkicau di Twitter bahwa Trump meminta Penasehat Keamanan Nasional John Bolton untuk mengundang Putin ke Washington di musim gugur.

Komentar Presiden itu muncul selang tiga hari setelah dia bertemu dengan Putin di Helsinki, di mana komentarnya dalam konferensi pers gabungan bersama Putin menuai kritik tajam baik dari Partai Demokrat maupun rekan-rekannya di Partai Republik.

Ketika dilempari pertanyaan oleh jurnalis, Trump menolak mengkritisi Putin karena mencampuri pemilu.

Wawancara antara Presiden Trump dengan CNBC International juga muncul setelah pemberitaan harian New York Times yang mengatakan Trump, dua minggu sebelum pelantikannya di bulan Januari 2017, telah diperlihatkan banyak bukti bahwa Putin secara pribadi memerintahkan campur tangan dalam pemilu AS 2016. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading