Ini Penjelasan Lengkap Rini Soal Penjualan Aset Pertamina

News - Exist in Exist, CNBC Indonesia
19 July 2018 - 21:17
Ini Penjelasan Lengkap Rini Soal Penjualan Aset Pertamina
Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno akhirnya buka suara soal maksud surat persetujuan untuk menjual aset PT Pertamina (Persero) yang ia teken akhir bulan lalu.

Ditemui di gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis (19/7/2018), Rini menjelaskan panjang lebar seperti berikut;

"Pertamina, itu kan bapak ya, coba dibaca, pertamina itu korporasi, pertamina punya aset banyak, seperti yang saya sampaikan di surat itu bahwa kita memberikan fleksibilitas kepada direksi pertamina untuk melihat, untuk mungkin bisa menurunkan kepemilikannya.


Untuk kepentingan makin memperkuat neraca keuangan pertamina. Dan itu ditekankan betul bahwa kontrolnya tetap harus ada di Pertamina, itu satu. Kedua proses penjualannya harus good governance dan transparan, itu aksi korporasi biasa, kalau korporasi tdk boleh jual beli kan aneh."

Proses penjualannya harus good governance dan transparan Menteri BUMN Rini Soemarno


Rini akhirnya buka suara soal surat penjualan aset ini, sebelumnya saat ditemui usai rapat di Istana Bogor, Rini mengaku tidak ingat soal surat tersebut.

Seperti diberitakan oleh CNBC Indonesia, tanggal 29 Juni lalu Menteri Rini diketahui meneken surat persetujuan untuk Pertamina melakukan sejumlah aksi korporasi demi menyelamatkan kondisi keuangan perusahaan. Terdapat 4 aksi korporasi untuk menyelematkan keuangan perseroan.

Rinciannya adalah;


1. Share down aset aset hulu selektif (termasuk namun tidak terbatas pada participating interest, saham kepemilikan, dan bentuk lain) dengan tetap menjaga pengendalian Pertamina untuk aset-aset strategis dan mencari mitra kredibel dan diupayakan memperoleh nilai strategis lain, seperti akses ke aset hulu di negara lain.

2. Spin off bisnis RU Iv Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan dan potensi farm in mitra di anak perusahaan tersebut yang sejalan dengan rencana Refinery Development Master Plan (RDMP).

3. Investasi tambahan dalam rangka memperluas jaringan untuk menjual BBM umum dengan harga keekonomian, seperti Pertashop

4.Peninjauan ulang kebijakan perusahaan yang dapat berdampak keuangan secara signifikan dengan tidak mengurangi esensi dari tujuan awal. 

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading