RI Salip Filipina Jadi Produsen Panas Bumi Nomor 2 Dunia

News - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
27 April 2018 20:08
Total pasokan listrik yang dihasilkan dari PLTP telah mencapai 1.924,5 MW, menjadikan Indonesia produsen panas bumi terbesar kedua di dunia.
Jakarta, CNBC Indonesia- Sepanjang kuartal I tahun ini, penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) bertambah sebanyak 116 megawatt (MW). Dengan begitu, total pasokan listrik yang dihasilkan dari PLTP telah mencapai 1.924,5 MW.

Atas peningkatan itu, Indonesia resmi menyalip Filipina sebagai produsen panas bumi terbesar di dunia dan menempati posisi dua. "Target yang akan kita capai sampai akhir tahun ini adalah 2.058,5 MW," tutur Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana di kantornya, Jumat (27/4/2018).




Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor EBTKE sendiri seluruhnya diperoleh dari PLTP dan diketahui mencapai Rp 220,07 miliar sampai dengan April 2018. Jumlah tersebut mencapai 31,4% dari target total sepanjang tahun, yaitu Rp 700 miliar.

Penerimaan tersebut terbagi atas dua Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Eksisting sebesar Rp 900 miliar dan WKP Izin Panas Bumi (IPB) sebesar Rp 24 miliar.

"Penambahan kapasitas terpasang PLTP, berasal dari PLTP Karaha Unit 1 sebesar 30 MW dan PLTP Sarulla Unit 3 sebesar 86 MW," sebut Rida.

"Akan ada tambahan PLTP Sarulla Unit 3 sebesar 24 MW itu 3 Mei 2018 selesai," tambahnya.

Dengan akan terpasangnya PLTP Sarulla Unit 3 sebesar 110 MW, Rida menyebut PLTP Sarulla akan menjadi pembangkit panas bumi terbesar di dunia. Kapasitas totalnya akan menjadi 330 MW.



(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading