Hadapi Industri 4.0, Pemerintah Fokus Digitalisasi 5 Sektor

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
04 April 2018 14:31
Kelima sektor yang akan digitalisasi merupakan industri yang paling diminati di dunia.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah hari ini (4/4/2018) meluncurkan peta jalan (roadmap) Making Indonesia 4.0 yang berisi rencana penerapan Revolusi Industri 4.0 ke dalam lima sektor manufaktur, yakni industri makanan dan minuman; tekstil, pakaian dan alas kaki; elektronik; kimia dan turunannya; serta otomotif.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan kelima industri ini merupakan industri yang paling diminati di dunia, dengan 84% demand dari perekonomian dunia berfokus pada 10 sektor, di antaranya 5 sektor tersebut.

Dalam roadmap tersebut, pemerintah memiliki 10 langkah yang bersifat lintas sektoral untuk mempercepat perkembangan industri manufaktur, antara lain membangun infrastruktur digital dan memberdayakan industri kecil dan menengah (IKM) melalui e-commerce. 


"Jadi IKM sifatnya inklusif dengan e-commerce, di mana yang dulunya hanya perusahaan besar yang bisa bersaing dalam globalisasi, kini dengan ekonomi digital mereka yang volume produksinya kecil bisa ikut bersaing memasarkan produknya ke platform digital," ujar Airlangga di sela Indonesia Industrial Summit 2018 di Jakarta Convention Center, Rabu (4/4/2018).

Terkait pembangunan infrastruktur digital, pihaknya bersama dengan Kemenkominfo (kementerian komunikasi dan informatika) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) sedang melakukan mapping penerapan teknologi 5G di kawasan-kawasan industri, dengan prototype-nya akan diluncurkan pada penyelenggaraan Asian Games.

Airlangga optimis Revolusi Industri 4.0 ke arah advanced robotics dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan menciptakan peluang baru bagi penciptaan tenaga kerja, sehingga dia tidak khawatir digitalisasi dan otomatisasi akan mengurangi industri padat karya.

"Di belakang robot-robot itu banyak tenaga kerja yang mengoperasikan untuk maintenance (perawatan) dan lain-lain. Dengan demikian peluang untuk retraining (mempertahankan) dan rescaling jumlah tenaga kerja terbuka tetapi kesempatannya untuk yang memiliki keterampilan berbeda. Nah, di situ tugas pemerintah melalui berbagai pelatihan dan sekolah vokasi, di antaranya program Skill For Competence yang kami miliki," jelas Airlangga.

Terakhir, terkait dengan insentif fiskal, Airlangga mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dalam menyiapkan beberapa insentif seperti tax holiday dan super deductable tax untuk inovasi, litbang, dan pendidikan yang menjadi penggerak industri 4.0.
(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading