8 Blok Terminasi Diteken, Negara Akan Dapat Bonus Rp 479 M

News - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
04 April 2018 - 14:02
8 Blok Terminasi Diteken, Negara Akan Dapat Bonus Rp 479 M
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah segera menandatangani delapan blok terminasi dan menyerahkannya ke PT Pertamina (Persero) selaku pengelola seluruh blok tersebut.

Hal itu disampaikan Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (5/3/2018). "Delapan WK (blok) migas terminasi tahun ini akan menggunakan skema gross split," kata Djoko.




Komitmen pasti atas investasi di delapan blok tersebut, kata Djoko, mencapai US$ 556,45 juta. Sementara itu, tambahan penerimaan negara bukan pajak sebesar US$ 35,5 juta atau sekitar Rp 479 miliar.

Selain itu, pemerintah berencana melakukan penandatanganan lima blok migas yang dilelang pada periode pertama tahun 2017, besok (5/3/2018)."Komitmen pasti 3 tahun pertama atas investasi di delapan blok tersebut mencapai US$ 23,57 juta. Sementara itu, tambahan penerimaan negara bukan pajak dalam bentuk bonus sebesar US$ 3,25 juta," kata Djoko.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga berencana memanggil Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pengelola blok migas yang masa kontraknya akan habis hingga tahun 2026 mendatang. Pertemuan itu memiliki tujuan utama mengetahui cara kontraktor eksisting meningkatkan produksi di blok masing-masing.
 
"[Akan ditanya] segala macam, intinya produksi harus dijaga," kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Kantor Kementerian ESDM. Terdapat sekitar 26 blok migas yang akan habis kontrak dari tahun 2018 hingga 2026. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading