Insentif Pajak Sri Mulyani Banjir Kejutan

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
03 April 2018 08:06
Insentif Pajak Sri Mulyani Banjir Kejutan
Jakarta, CNBC Indonesia - Janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan insentif fiskal tanpa syarat rumit rupanya bukan isapan jempol semata. Insentif perpajakan tersebut akhirnya diumumkan dan akan segera disahkan dalam beberapa hari ke depan.

Dalam aturan teknis tax holiday yang diumumkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari Senin (2/4/2018), terdapat sejumlah insentif fiskal yang ditawarkan kepada investor serta siapa saja yang berhak mendapatkan fasilitas tersebut


Adapun lapisan insentif yang disiapkan pemerintah untuk investor terbagi menjadi lima bagian sebagai berikut.


* Investasi dengan total nilai Rp 5 miliar sampai Rp 1 triliun akan mendapatkan fasilitas tax holiday selama lima tahun

* Investasi dengan total nilai Rp 1 triliun sampai Rp 5 triliun akan mendapatkan fasilitas tax holiday selama tujuh tahun

* Investasi dengan total nilai Rp 5 triliun sampai Rp 15 triliun akan mendapatkan fasilitas tax holiday selama 10 tahun

* Investasi dengan total nilai Rp 15 triliun sampai Rp 30 triliun akan mendapatkan fasilitas tax holiday selama 15 tahun

* Investasi dengan total nilai di atas Rp 30 triliun akan mendapatkan fasilitas tax holiday selama 20 tahun

Melalui aturan yang akan diterbitkan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) itu, pemerintah pun memperluas cakupan industri pionir penerima fasilitas tersebut dari delapan industri dalam aturan lama menjadi 17 industri.

Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan mengatakan investor lama masih bisa mendapatkan fasilitas ini, asalkan mau melakukan ekspansi usaha. Apalagi, selain bisa mendapatkan fasilitas ini, investor juga bisa mendapatkan keringanan lainnya.

Keringanan yang dimaksud adalah pengurangan pajak penghasilan (PPh) badan sebesar 50% dalam dua tahun setelah masa fasilitas tax holiday yang sudah didapatkan berakhir sesuai dengan ketentuan yang diatur.

"Misalnya, tax holiday selesai 20 tahun. Tahun ke 21, bayar 50% dari PPh badan terutang. Tahun ke 22 bayar 50%. Selanjutnya, baru 100% normal," kata Robert.

Bahkan melalui aturan ini, investor akan dengan mudah mendapatkan fasiltias tax holiday. Jika sebelumnya investor harus menunggu selama 45 hari sebelum mendapatkan fasilitas tersebut, kali ini waktu prosesnya berkurang menjadi lima hari.


"Jadi, ada kepastian. Bisa di-approve lima hari setelah BKPM [Badan Koordinasi Penanaman Modal] memberikan rekomendasi kepada Menteri Keuangan," kata Robert.

Dalam waktu dekat, investor pun bisa menikmati fasilitas tersebut. Aturan teknis tax holiday telah diteken oleh Sri Mulyani dan saat ini hanya menunggu diundangkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang prosesnya diperkirakan akan rampung dalam beberapa hari ke depan. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading