Internasional

Ini Cuitan Trump Saat Pecat Menlu AS Rex Tillerson di Twitter

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
14 March 2018 08:35
Ini Cuitan Trump Saat Pecat Menlu AS Rex Tillerson di Twitter
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) kembali membuat langkah mengejutkan dengan merombak Kabinetnya dan memecat Menteri Luar Negeri Rex Tillerson hari Selasa (13/3/2018).

Pemecatan diplomat kelas atas itu, yang termasuk sangat jarang terjadi, dilakukan dengan cara yang lebih mengejutkan dan tidak biasa: lewat cuitan di media sosial Twitter.


Trump yang memang dikenal aktif di akun Twitter pribadinya @realDonaldTrump, dan bukan akun resmi Presiden AS @POTUS, berkicau hari Selasa pagi waktu setempat.


"Mike Pompeo, Direktur [Badan Intelijen Pusat] CIA akan menjadi Menteri Luar Negeri baru kita. Ia akan bekerja dengan sangat baik! Terima kasih untuk Rex Tillerson atas pengabdiannya. Gina Haspel akan menjadi direktur baru CIA dan perempuan pertama yang terpilih [untuk jabatan tersebut]. Selamat untuk semuanya!" tulis Trump.
Ini Cuitan Trump Saat Pecat Menlu AS Rex TillersonFoto: Twitter
Cuitan itu mendapat lebih dari 36.000 balasan dan 36.250 retweet hingga Rabu pagi waktu Jakarta. Dalam balasan atas cuitan itu, beberapa warganet meminta Trump untuk mundur bahkan mem-post meme berisi foto Presiden Rusia Vladimir Putin yang disebut-sebut dekat dengan Trump.

Trump yang juga mantan pengusaha sarat kontroversi itu kemudian menjelaskan perihal pemecatan tersebut kepada wartawan, Reuters melaporkan.

"Kami [Trump dan Tillerson] cukup bisa bekerja sama namun kami tidak sepakat dalam beberapa hal," kata Trump. "Ketika kau melihat kesepakatan Iran, saya pikir kesepakatan itu buruk dan saya kira ia menganggapnya baik. Saya ingin membatalkan itu atau melakukan sesuatu [terhadap kesepakatan itu] dan ia berpendapat sedikit berbeda."

Tillerson yang terlihat emosional dalam konferensi persnya di Kementerian Luar Negeri mengatakan Trump meneleponnya Selasa siang dari pesawat kepresidenan beberapa jam setelah cuitan itu di-post di Twitter.

Ia tidak berterima kasih atau memuji Trump sebagaimana yang dulu ia lakukan dalam beberapa kesempatan. Namun, ia menekankan hubungan baiknya dengan Menteri Pertahanan Jim Mattis. Keduanya dikenal sering melunakkan beberapa kebijakan Trump yang terlalu keras.


"Yang penting adalah memastikan adanya proses transisi yang lancar ketika negara ini sedang menghadapi perubahan kebijakan yang besar dan tantangan-tantangan keamanan nasional," kata Tillerson dengan suara bergetar kepada wartawan.

Masa jabatannya akan berakhir 31 Maret namun Tillerson mengatakan ia akan mendelegasikan tugasnya kepada Wakil Menlu John Sullivan pada Selasa malam. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading