Kemenperin Tetap Minta Impor 3,7 Juta Ton Garam

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
14 February 2018 21:40
Kemenperin Tetap Minta Impor 3,7 Juta Ton Garam
Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Perindustrian tetap meminta impor garam sebanyak 3,7 juta ton untuk bahan baku industri. 

Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan kebutuhan industri per bulan sebanyak 300.000 ton garam impor dan sudah tidak dapat menunggu lebih lama lagi. 

"Kan kami minta 3,7 juta ton. Masih ada yang belum diterbitkan izinnya kan. Kami kan setiap bulan butuh 300.000 ton dan tidak bisa menunggu lama-lama," ujarnya malam ini di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (14/2/2018). 


Dia menuturkan hal itu usai rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan dan Direktur Jasa Kelauatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Abduh Nurhidayat. 


Sigit juga mengatakan Menko Perekonomian akan melaporkan permasalahan importasi garam ini ke Presiden RI besok. 

Seperti diketahui, terkait impor garam ini KKP merekomendasikan hanya 2,2 juta ton namun Kemenperin bersikukuh harus 3,7 juta ton. Kementerian Perdagangan pun telah menerbitkan izin impor sebanyak 2,37 juta ton. 


Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan berdasarkan hasil rapat yang baru saja berlangsung, seluruh pemangku kepentingan diminta agar garam impor untuk industri ini tidak bocor ke pasar konsumsi. 

"Kami me-review yang sudah kami keluarkan (izin impor) 2,37 juta ton. Di-review aja bocor atau tidak. Industri sudah masuk, bagaimana penyalurannya, sudah ada yang datang kayaknya kan," kata Enggar di tempat yang sama. 

Hal serupa juga disampaikan oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan. "Dipastikan yang sudah dikeluarkan tidak bocor ke konsumsi, karena (izin impor) yang kami keluarkan kan garam industri ," ujarnya. 


Selain itu, Oke juga menjelaskan saat ini beberapa industri sudah kedatangan garam impor. Namun, bagi beberapa industri yang belum memproses impornya masih diberikan waktu selama satu tahun.

"Sudah berjalan sejak dikeluarkan izin, ada yang sudah sampai, ada yang belum, tergantung kebutuhan mereka, kan kita kasih waktu satu tahun," kata dia. 
(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading