Menhub: Ekspor Batu Bara & CPO Masih Butuh Kapal Asing

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
14 February 2018 12:01
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan keterlibatan kapal asing masih diperlukan untuk ekspor batu bara dan CPO.
Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan ekspor batu bara dan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk saat ini belum dapat lepas dari keterlibatan kapal asing.

Menhub menuturkan ekspor kedua komoditas itu membutuhkan kapal dengan ukuran tertentu dan spesifikasi khusus.

Meskipun demikian, Budi tetap mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan industri pelayaran nasional dengan diterapkannya Permendag No. 82/2017 yang mewajibkan kegiatan ekspor batu bara dan CPO serta impor beras dengan menggunakan kapal yang dikuasai perusahaan pelayaran nasional.


"Intinya kami akan kasih kesempatan semua pemain lokal itu exist, tapi bisnis ini harus jalan terus kan, ada size tertentu fungsi tertentu yang masih asing, kita tidak bisa lepas dari itu," ujarnya di Hotel Raffles, Rabu (14/02/2018).


Budi menuturkan saat ini stasus kapal yang dimaksud dalam permendag tersebut masih didiskusikan, apakah harus kapal berbendera Merah Putih atau boleh kapal asing yang disewa oleh perusahaan pelayaran nasional.

"Nanti ditentukan sesuai dengan ketentuan, yang penting jangan bikin bisnis macet (ekspor)," kata dia. 
Artikel Selanjutnya

Ekspor Batu Bara Wajib Pakai Kapal RI, Ini Respons Pelayaran


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading