Exxon: Regulasi Perubahan Iklim Akan Tekan Konsumsi Minyak

News - Shuliya Ratanavara, CNBC Indonesia
04 February 2018 13:34
Exxon Mobil Corp memprediksi permintaan minyak akan turun drastis sampai 2040 jika aturan untuk mengurangi emisi gas rumah efektif berlaku
Houston, CNBC Indonesia– Exxon Mobil Corp memprediksi permintaan minyak akan turun drastis sampai 2040 jika aturan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan memperlambat perubahan iklim sudah sepenuhnya diimplementasikan.

Dalam skenario ini, Exxon memproyeksikan konsumsi minyak dunia akan menurun 0,4% per tahun hingga menjadi 78 juta barel per hari pada 2040 mendatang. Berdasarkan data Administrasi dan Informasi Amerika Serikat yang dilansir CNBC Internasional, angka itu 25% lebih rendah dari level konsumsi minyak sekarang sebesar 98 juta barel per hari.




Hal tersebut disampaikan Exxon melalui laporan perseroan setelah para pemegang saham mendukung resolusi kebijakan iklim tahun lalu dan menganilisis dampaknya, sebagaimana dirilis dari Reuters, Minggu (4/2/2018).

Laporan yang ditunggu-tunggu dari Exxon inipun akhirnya dirilis, meskipun butuh waktu hingga tiga tahun sejak ditandatanganinya Perjanjian Paris untuk memperlambat efek dan mengurangi emisi gas rumah kaca yang telah disetujui oleh 200 negara itu.



Sebelumnya, Presiden Donald Trump menarik Amerika dari perjanjian tersebut. Oleh karena itu, ada ketidakpastian apakah Perjanjian Paris akan sepenuhnya diimplementasikan di seluruh dunia.

Laporan Exxon tersebut memperkuat dasar argumen aturan-aturan yang bertujuan menekan pemanasan global dengan menurunkan suhu bumi hingga 2 derajat celcius, yang salah satunya bisa dilakukan dengan mengurangi konsumsi bahan bakar fosil.
Artikel Selanjutnya

Exxon Bikin 'Kulkas' untuk Kejar Target Lifting Minyak RI


(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading