Bayar Tagihan Kartu Kredit Tepat Waktu, Wajib Hukumnya!

My Money - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
01 March 2022 18:45
FILE - In this Feb. 20, 2019, file logos for credit cards are visible on the cards in Zelienople, Pa. On Friday, June 7, the Federal Reserve releases its April report on consumer borrowing. (AP Photo/Keith Srakocic, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Berbelanja menggunakan kartu kredit kerap menjadi pilihan banyak orang karena mudah dilakukan dan menawarkan berbagai keuntungan. Akan tetapi, tak jarang kita lupa memikirkan tanggung jawab yang muncul dari pemakaian kartu kredit, salah satunya yaitu pelunasan tagihan.

Seperti berbelanja menggunakan metode paylater, transaksi menggunakan kartu kredit memungkinkan kita menunda pembayaran jumlah belanja atau tagihan yang dilakukan saat ini. Sebagai contoh, jika kita ingin membeli perlengkapan rumah seharga Rp2 juta menggunakan kartu kredit, maka pembayaran atas transaksi itu bisa kita lakukan ketika tagihan dari bank penerbit kartu kredit muncul, bisa dibayar penuh atau dengan metode cicilan.

Kemudahan berbelanja menggunakan kartu kredit seperti contoh di atas menjadi sebab banyak orang memanfaatkan fasilitas tersebut. Meski begitu, tidak sedikit orang yang sengaja atau lupa membayar kewajibannya saat tagihan sudah terbit.


Padahal, membayar kartu kredit tepat waktu bisa dibilang wajib hukumnya. Ada banyak keuntungan dan kerugian jika kita menunda-nunda pembayaran tagihan kartu kredit. Berikut detailnya:

1. Menghindari denda dan bunga

Membayar tagihan kartu kredit tepat waktu bisa membantu kita untuk terhindar dari risiko denda yang bisa diperoleh jika kita menunda pembayaran tagihan. Setiap bank penerbit kartu kredit memiliki kebijakan sendiri perihal besaran denda atau tambahan bunga yang harus dibayar debitur apabila telat melunasi tagihannya.

Saat ini, Bank Indonesia (BI) masih memberlakukan kebijakan keringanan denda dan batas minimum pembayaran kartu kredit hingga Juni 2022. Kebijakan ini membuat debitur hanya dikenakan denda 1% dari total tagihan atau maksimal Rp100 ribu jika telah membayar kartu kredit. Kemudian, pembayaran minimum kartu kredit yang bisa dilakukan debitur senilai 5% dari total tagihan.

Apabila relaksasi dari BI ini sudah berakhir nanti, maka besar denda keterlambatan pembayaran tagihan kartu kredit bisa melonjak hingga lebih dari 1%. Untuk menghindari denda, maka kita wajib melunasi tagihan tepat waktu.

2. Menjaga skor kredit

Pembayaran kartu kredit tak tepat waktu bisa membuat skor kredit debitur menurun. Hal ini dapat berdampak pada sulitnya debitur mengakses kredit atau pinjaman di masa depan.

Mengutip laman edukasi finansial Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada 5 tingkat skor atau kolektibilitas kredit yang berlaku di Indonesia. Kelima skor itu adalah kolektibilitas 1 (lancar), kolektibilitas 2 (dalam perhatian khusus), kolektibilitas 3 (kurang lancar), kolektibilitas 4 (diragukan), dan kolektibilitas 5 (macet).

Apabila debitur menunda pembayaran kartu kredit, bukan tidak mungkin skor kolektibilitas 5 bisa didapatkan, jika tunggakan sudah berjalan lebih dari 180 hari atau sekitar 6 bulan. Skor kredit yang buruk berdampak negatif bagi debitur jika di masa depan ingin mengakses layanan keuangan yang berbasis pinjaman dari bank atau lembaga finansial lain. 

3. Mengurangi stres

Membayar tagihan kartu kredit tepat waktu juga bisa mengurangi stres debitur dibanding harus menunggak kewajiban tersebut. Jika pembayaran tak dilakukan tepat waktu, besar kemungkinan tingkat stres debitur akan meningkat karena akan selalu dibayangi jumlah tagihan pokok dan denda/bunga yang harus dibayar.

4. Menjaga arus kas

Meski membebani, namun membayar tagihan kartu kredit tepat waktu bisa membantu debitur menjaga arus kas pribadi dan keluarga setiap bulan. Tanpa denda dan tambahan bunga, tagihan yang jatuh tempo akan lebih mudah dilunasi karena perhitungannya sesuai dengan harga barang/jasa yang sudah dibeli menggunakan kartu kredit.

Sebaliknya, jika pembayaran kartu kredit ditunda-tunda, maka bisa jadi ke depannya arus kas akan terganggu. Alasannya, debitur terpaksa mengambil alokasi belanja lainnya untuk melunasi tagihan + denda dan bunga tambahan.

5. Mengurangi jumlah utang

Manfaat terakhir dari kebiasaan membayar tagihan kartu kredit tepat waktu adalah berkurangnya jumlah utang setiap bulan.

Meski banyak membantu, tapi transaksi via kartu kredit sama dengan menambah jumlah utang yang kita miliki. Jika dibiarkan terus menerus, maka utang tersebut akan menumpuk dan membuat kita kesulitan membayarnya.

Melunasi tagihan utang di kartu kredit tepat waktu membuat kita bisa mengurangi jumlah total utang kita. Kebiasaan ini juga bisa membuat kita pada akhirnya hidup tanpa beban utang karena tidak ada lagi tagihan yang harus dibayar setiap bulannya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jangan Sampai Bengkak! Gini Pakai Kartu Kredit dengan Bijak


(bul/bul)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading