Perusahaan Batu Bara RI Kantongi Permintaan Eropa

Market - Pratama Guitarra, CNBC Indonesia
05 July 2022 11:45
Tambang batu bara PT Adaro Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan pertambangan batu bara Indonesia saat ini sedang banjir pesanan batu bara dari negara-negara Eropa. Salah satunya adalah PT Adaro Energy Tbk (ADRO) atau Adaro yang sudah mengantongi pesanan batu bara tersebut.

Head of Corporate Communication ADRO, Febriati Nadira membenarkan hal itu, bahwa ada permintaan batu bara dari Eropa. "Ada permintaan, sedang didiskusikan secara technical dan commercial," ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (5/7/2022).

Sayang, Febriati Nadira belum menjelaskan detil negara Eropa mana yang memesan batu bara dari Adaro. Ia juga belum mengetahui detil soal berapa kapasitas batu bara permintaan dari Eropa tersebut. "Ini belum ada detailnya (kapasitas batu bara) karena belum jual," tandas Nadira.


Kepada CNBC Indonesia, Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Batu Bara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia mengatakan sudah berjalan kegiatan ekspor ke negara-negara Eropa seperti Polandia dan Jerman.

Kegiatan jual beli batu bara oleh negara-negara Eropa itu dilakukan secara Bussines to Bussines (B to B). "Kami mendengar sudah ada beberapa cargo ke beberapa negara Eropa. Yang saya dengar ya sudah ada ke Jerman ke Polandia," terang Hendra kepada CNBC Indonesia, Senin (4/7/2022).

Karena bersifat B to B, Hendra tidak mengetahui berapa detil pengiriman kargo batu bara ke negera-negara tersebut. Ia menggambarkan bahwa satu kapal Panamax bisa memuat sebanayk 70 ribu ton batu bara dan Supramax bisa mencapai 40-50 ribu ton batu bara.

"Harusnya Kemendag punya datanya, mungkin aja ada yang ke negara lain ya (Selain Jerman dan Polandia)," tandas Hendra.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Didi Sumedi mengatakan Indonesia telah mengirimkan beberapa volume batu bara yang dipesan oleh Polandia. Adapun berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor batu bara ke Polandia tercatat mencapai 52.230 ton.

"Data BPS bulan April 2022 tercatat ekspor batu bara ke Polandia sebesar 53.230 ton," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (4/7/2022).

Sebelumnya kepada CNBC Indonesia, Staf Khusus Menteri ESDM, Irwandy Arif mengatakan bahwa terdapat empat negara di Eropa telah melirik untuk membeli batu bara asal Indonesia. Adapun keempat negara tersebut diantaranya yakni Jerman, Spanyol, Italia, dan Belanda.

Irwandy bilang, keempat negara tersebut baru sebatas penjajakan awal. Sehingga belum diketahui secara pasti berapa volume produksi yang akan digenjot Indonesia untuk memenuhi batu bara yang diminta oleh negara-negara tersebut.

Seperti contoh, kata Irwandy adalah Jerman, yang mana Jerman meminta pasokan batu bara dari Indonesia sebanyak 5 - 6 juta ton. "Pada penjajakan baru 1 juta ton. Jadi kita tidak bisa memprediksi bisa mengambil itu. Ini masih dalam tahap penjajakan, kalau kita lihat strategi ekspor batu bara Indonesia lebih baik ke pasar Asia Tenggara dan Asia pada umumnya," tandas Irwandy.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pecah Rekor! Batu Bara Tembus US$ 400/Ton To The Moon


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading