Newsletter

Selamat, Pak Jokowi! Indonesia Bakal Salip China...

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
08 June 2022 06:05
Penukaran uang rupiah pecahan kecil di Mobil Keliling Bank Indonesia (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia ditutup variatif pada perdagangan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat, tetapi nilai tukar rupiah melemah tipis.

Kemarin, IHSG ditutup di posisi 7.141,04. Naik 0,63% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya. Penguatan 0,63% menjadikan IHSG sebagai indeks saham terbaik di Asia.


Perdagangan di pasar saham Tanah Air sejatinya berlangsung semarak. Volume perdagangan melibatkan 30.93 miliar unit saham. Jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata sepanjang 2022 yaitu 23,44 miliar unit.

Kemudian frekuensi perdagangan tercatat 18,87 juta kali, berbanding 16,08 kali rata-rata 2022. Lalu nilai perdagangan ada di Rp 18,87 triliun, lumayan jauh di atas rerata 2022 yang Rp 16,08 triliun.

Akan tetapi, investor asing malah membukukan jual bersih (net sell) Rp 625,52 miliar di seluruh pasar. Sepanjang 2022, investor asing masih mencatat beli bersih (net buy) Rp 69,04 triliun.

Tanpa dukungan arus modal asing, rupiah jadi sulit berbuat banyak. Di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Ibu Pertiwi melemah tipis 0,03% di perdagangan pasar spot. Rupiah berada di Rp 14.454/US$ kala penutupan pasar.

Meski demikian, kinerja rupiah tidak jelek-jelek amat dibandingkan mata uang Asia lainnya. Mayoritas mata uang Benua Kuning juga takluk oleh greenback. Di antara mata uang yang melemah, depresiasi rupiah adalah yang paling tipis.

Halaman Selanjutnya --> Wall Street Bangkit

Wall Street Bangkit
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading