Putin Sakti, Bikin Rubel Menang Lawan Dolar! RI Bisa Tiru?

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
24 May 2022 10:36
Russian President Vladimir Putin gestures speaking during a joint news conference with German Chancellor Olaf Scholz following their talks in the Kremlin in Moscow, Russia, Tuesday, Feb. 15, 2022. Putin says Moscow is ready for security talks with the U.S. and NATO, as the Russian military announced a partial troop withdrawal from drills near Ukraine — new signs that may suggest a Russian invasion of its neighbor isn't imminent despite snowballing Western fears. (Sergey Guneev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pergerakan mata uang rubel Rusia memberikan kejutan di pasar finansial. Bagaimana tidak, kurang dari dua bulan rubel berubah dari mata uang terlemah menjadi yang terbaik di dunia.

Rubel menjadi satu dari sedikit mata uang yang mampu melibas dolar Amerika Serikat (AS), dan berada di posisi teratas. Penguatannya sepanjang tahun ini hingga Jumat (20/5/2022) lebih dari 20%.


idrFoto: Refinitiv

Perang Rusia dengan Ukraina membuat negara pimpinan Vladimir Putin ini diberikan banyak sanksi oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Mulai dari sektor keuangan hingga energi, mulai dari korporasi hingga individu.

Dari sektor keuangan, setidaknya 7 bank dan institusi Rusia dikeluarkan dari jejaring informasi perbankan internasional yang dikenal sebagai SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication), yakni semacam platform jejaring sosial bagi bank.

Selain akan memutus SWIFT dari Rusia, Amerika Serikat dan Sekutu juga membekukan cadangan devisa bank sentral Rusia yang ditempatkan di luar negeri.
Cadangan devisa Rusia saat ini sebesar US$ 643 miliar, yang sebagian besar ditempatkan di bank sentral AS, Eropa dan China dengan estimasi sekitar US$ 492 miliar, melansir Forbes.

Pembekuan aset tersebut membuat bank sentral Rusia tidak bisa menggunakan cadangan devisanya, guna menstabilkan nilai tukar rubel. Alhasil, nilai tukar rubel jeblok hingga menyentuh RUB 150/US$ pada 7 Maret lalu, yang merupakan rekor terlemah sepanjang sejarah. Dibandingkan posisi akhir 2021 hingga ke rekor tersebut, rubel jeblok lebih dari 101%.

Namun itu dulu, beberapa kebijakan cepat yang diambil bank sentral Rusia (Central Bank of Russia/CBR) serta pemerintah Kremlin membuat rubel berbalik menguat dan menjadi yang terbaik di dunia, jauh meninggalkan real Brasil yang penguatannya sebesar 13%, berdasarkan data Refinitiv.

Jumat lalu, rubel mengakhiri perdagangan di RUB 59,5/US$, yang menjadi level terkuat sejak April 2018.

HALAMAN SELANJUTNYA >>> Ini Cara Rusia Perkuat Rubel, RI Bisa Meniru?

Ini Cara Rusia Perkuat Rubel, RI Bisa Meniru?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading