Pesta Belum Selesai, Harga Nikel Cetak Rekor Lagi!

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
14 January 2022 16:35
Trucks load raw nickel near Sorowako, Indonesia's Sulawesi island, January 8, 2014. REUTERS/Yusuf Ahmad Foto: REUTERS/Yusuf Ahmad

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga nikel kembali memecahkan rekor tertinggi sejak 2011. Ke depan, harga nikel diprediksi masih akan terus menguat.

Pada Jumat (14/1/2021) pukul 13:44 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 22.425/ton. Naik 1,12% dibandingkan harga penutupan kemarin.


Persediaan nikel di gudang bursa logam London (LME) turun di bawah level 100.000 ton. Pada 10 Januari 2021 persediaan tercatat 98.364 ton. Jumlah ini turun 62,81% ptp dari persediaan tertinggi tahun lalu.

Dalam jangka pendek, persediaan nikel diperkirakan akan terus turun menjelang libur tahun baru China atau imlek karena kegiatan produksi akan melambat.

Selain itu, para penambang kurang bergairah untuk melakukan impor ke negara produsen akhir sehingga persediaan di pasar akan rendah. Ini karena para konsumen pengguna nikel akan mengurangi operasional pabriknya.

Pabrik baja tahan karat (stainless steel) di China akan memangkas produksi pada paruh kedua Januari saat imlek mendekat.

China adalah konsumen terbesar nikel di dunia sebesar 1,31 juta ton pada 2020, mengacu data Statista. Sehingga aktivitas ekonomi China memiliki pengaruh terhadap laju harga logam.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading