Joss! Nikel di Pasar London dan China Kompak Melesat

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
08 October 2021 15:47
FILE PHOTO: A worker holds iron ore at the Krakatau Bandar Samudra port, a subsidiary of PT Krakatau Steel Tbk in Cilegon, Indonesia's Banten province February 21, 2013. REUTERS/Beawiharta/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia- Harga nikel dunia pasar London melejit pada perdagangan siang ini menyusul kenaikan nikel pasar China yang baru dibuka setelah libur selama satu pekan.

Pada Jumat (8/10/2021) pukul 13:20 WIB harga nikel pasar LME (London Metal Exchange) tercatat US$ 18,875/ton atau naik 2,7% dari akhir perdagangan kemarin.

nikelFoto: Investing.com
nikel

Harga nikel pasar SHfE (Shanghai Futures Exchange) menguat 2.02% pada hari pertama perdagangan setelah pasar China tutup selama satu pekan. Penguatan ini di tengah krisis energi China menjadi alarm bahaya bagi laju nikel dalam jangka pendek.


Pada jangka panjang, konsumsi nikel diperkirakan naik dua kali lipat menjadi 4.9 juta ton pada tahun 2040 (dari tahun 2020 sebesar 2,4 juta ton), kata Angela Durrant, analis Woode Mackenzie. Peningkatan konsumsi nikel dimotori permintaan dari industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).

"Pada tahun 2020 kami memperkirakan permintaan baterai untuk EV menyumbang 7% dari total konsumsi, tetapi pada tahun 2040, kami berharap ini akan naik menjadi 30% dalam periode 20 tahun. Kami memperkirakan konsumsi nikel menjadi lebih dari dua kali lipat dari 2,4 juta ton pada 2020 menjadi 4,9 juta ton pada 2040," kata Durrant.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading