Simak! Ini Tips Analisis Teknikal Saham Bagi Pemula

Market - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
22 November 2021 18:13
Financial Expert Ajaib, Yazid Muamar

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren investasi pasar modal yang terus meningkat seiring dengan transformasi digital yang terjadi di tengah masyarakat. Investor baru di pasar modal pun terus bertambah untuk berburu cuan pasar saham dan memenuhi tujuan keuangan.

Namun, untuk menjadi investor maupun trader di pasar saham tidak bisa sembarangan. Ada beberapa ha yang perlu dipelajari, seperti bagaimana menyusun portofolio, serta penggunaan analisa baik fundamental ataupun teknikal.

Financial Expert Ajaib, Yazid Muamar, mengungkapkan cara terbaik untuk menganalisa saham bagi para pemula, yakni dengan melihat industri mana yang paling dibutuhkan. Setelah itu, investor bisa mulai menyusun portofolionya, dengan menentukan jangka waktu investasi serta potensi masing-masing emiten yang dipilih.


"Kemudian investor bisa hold untuk jangka menengah dan jangka panjang, itu juga masih bagus asalkan secara valuasi juga masih cukup rendah," ujar Yazid dalam acara Trader Summit & Competition CNBC Indonesia, Senin (22/11/2021).

Lebih lanjut, investor pemula perlu mengkombinasikan dengan analisis teknikal dan fundamental. Dengan analisis teknikal, investor bisa menganalisis masalah dengan support dan resisten sehingga dapat diketahui target terdekat berada di residen berapa.

"Kemudian untuk pembelian itu lebih baik di dekat level support seperti itu. Nah itu bisa dijadikan target pembelian dan resisten itu sebagai target penjualan sebetulnya," pungkasnya.

Dalam analisis teknikal, bisa terlihat prospek saham tersebut. Dia mencontohkan, pada analisis teknikal terlihat seberapa besar akuisisi nasabah nya kemudian seberapa besar grup daripada perusahaan tersebut, yang mana praktiknya tetap baik ke depannya.

"Misalnya harganya fluktuatif, maka harus pakai analisis teknikal, minimal jangan beli di pucuk. Kita pembelian terbaik itu adalah di dekat-dekat level support itu akan lebih aman di sana. Kemudian nanti apabila bergejolak lagi, maka kita bisa memanfaatkan menjualnya di dekat level resistance," tutur Yazid.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Live Now! 7.000 Trader Berkompetisi Perebutkan Ratusan Juta


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading