Crazy Rich Sawit RI Ini Makin Tajir Melintir, Ini Rahasianya

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
16 October 2021 10:45
Anthoni Salim

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan tanah air yang mengalami peningkatan harga signifikan tahun ini.

Setelah menjalani tren koreksi jelang akhir kuartal kedua tahun ini, harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) kembali melanjutkan reli yang sejatinya sudah terjadi sejak awal tahun lalu.

Pada perdagangan Jumat (15/10) pagi harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 5.160/ton, yang berarti sejak awal tahun telah mengalami peningkatan harga hingga 30,63% sejak awal tahun 2021.


Lantas bagaimana pengaruh booming harga komoditas ekspor utama RI terhadap taipan penguasa industri sawit?

Berikut Tim Riset CNBC Indonesia coba menguraikan siapa saja taipan RI yang diuntungkan dari reli harga sawit tahun ini.

Anthoni Salim

Anthoni Salim yang merupakan salah satu taipan yang diuntungkan. Duo emiten kelompok usaha agribisnis milik Group Salim PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) mampu mencatatkan kinerja yang cukup impresif.

Salim Ivomas, emiten yang bergerak pada proses peningkatan nilai tambah produk agribisnis dan pemasaran produk minyak goreng ini mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp 219,00 miliar pada paruh pertama tahun ini, mengalami perbaikan dari rugi bersih yang diperoleh sebesar Rp 300,81 miliar pada periode Juni 2020 lalu. Aset perusahaan juga tercatat mengalami peningkatan tipis dibandingkan posisi akhir tahun lalu.

Selain itu anak usaha SIMP di bisnis perkebunan kelapa sawit dan karet, PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), melaporkan kenaikan laba bersih yang lebih fantastis lagi.

Laba bersih LSIP meningkat hingga 445% menjadi Rp 501,22 miliar pada akhir Juni 2021, dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 91,99 miliar.

Selain dari sawit, mayoritas kekayaan Salim diperoleh dari emiten konsumer Indofood, emiten ritel DNET serta emiten teknologi DCII dan Emtek.

Forbes mencatat pada tahun 2020 kekayaannya mencapai US$ 5,9 miliar atau setara dengan Rp 84,37 triliun (kurs Rp 14.300/US$), dan masuk dalam jajaran orang paling kaya di Tanah Air.

Halaman Selanjutnya >>> Susilo Wonowidjojo Sampai Putera Sampoerna

Susilo Wonowidjojo Sampai Putera Sampoerna
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading