APRO Financial akan Serap Rp 500 M Saham Baru Bank Oke

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
05 October 2021 15:05
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten bank, PT Bank Oke Indonesia (DNAR) akan melakukan penambahan modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya Rp 499,83 miliar.

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan perusahaan, DNAR berencana menerbitkan saham baru sebanyak 2,53 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 197 per saham.

"APRO Financial Co Ltd selaku pemegang saham utama perseroan telah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh HMETDĀ untuk membeli saham baru yang diterbitkan dalam rangka Penawaran Umum Terbatas (PUT) III," tulis prospektus perusahaan, dikutip Selasa (5/10/2021).


Mengacu situs perusahaan, APRO Financial adalah perusahaan pembiayaan dari Korea Selatan yang berfokus di sektor consumer loan. Sampai dengan 8 September ini, APRO menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 90,26% atas saham DNAR.

Pada rights issue ini, nantinya setiap pemegang saham yang memiliki 9 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 12 Oktober 2021 pukul 16.00 WIB mempunyai dua HMETD di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp 197 setiap saham yang harus dibayarkan penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Terkait HMETD ini, perseroan sudah memperoleh restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 Mei 2021 dengan tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 September 2021.

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Oktober 2021 di pasar reguler dan negosiasi dan pasar tunai 12 Oktober.

Tanggal distribusi HMETD dijadwalkan pada 13 Oktober, dan pencatatan di BEI pada 14 Oktober. Sedangkan, periode perdagangan HMETD pada 14-21 Oktober 2021.

Manajemen Bank Oke menjelaskan, dana yang diperoleh dari hasil PUT III, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk pengembangan usaha perseroan.

"Yaitu disalurkan dalam bentuk pemberian kredit," kata manajemen Bank Oke, dikutip CNBC Indonesia.

Manajemen menambahkan, apabila penggunaan dana hasil PUT III memenuhi transaksi material dan/atau transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka perseroan akan memenuhi prosedur sesuai dengan peraturan yang berlaku di bidang pasar modal.

Adapun pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi) sebesar 17,99% setelah rights issue dilaksanakan.

Di pasar modal, harga saham DNAR pada perdagangan Selasa ini terpantau melemah 2,24% ke level Rp 262 per saham. Sejak awal tahun, harga saham DNAR menguat sebesar 51,45% dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 3,03 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pascarilis POJK, Saham Bank Mini Terus Longsor! Gegara Ini?


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading