Permintaan Diramal Pulih, Harga Karet Bangkit

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
24 September 2021 15:52
A man looks behind as he drives a truck transporting rubber for sale in Nsuaem, Ghana November 24, 2018.Picture taken November 24, 2018. REUTERS/Zohra Bensemra

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga karet dunia menguat didukung laporan terbaru Asosiasi Negara-Negara Produsen Karet Alam (Association of Natural Rubber Producing Countries/ANPRC) yang merivisi prospek permintaan karet alam dunia.

Pada perdagangan Jumat (24/9/2021) pukul 14:30 WIB harga karet dunia tercatat JPY 201/kg. Naik 2,19% dari posisi kemarin.


KaretSumber: Refinitiv

Menurut ANPRC, permintaan karet alam dunia akan tumbuh 9,3% ­­year-on-year (yoy) pada tahun 2021 menjadi 14.10 juta ton. "Prospek yang direvisi untuk antisipasi permintaan yang lebih baik dari China, India, Thailand, dan Vietnam selama tahun ini," kata seorang dealer karet, dikutip Refinitiv.

Dia menambahkan bahwa produksi dunia direvisi menjadi 13,860 juta ton atau bertumbuh 2% dari tahun 2020.

Selain fundamental pasar karet alam, harga karet fisik juga dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya seperti harga minyak, persediaan di pasar berjangka regional, kekuatan negara pengekspor karet alam, dan perkembangan politik regional lainnya..

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ekonomi Dunia Terancam Madesu, Harga Karet Ikutan Lesu


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading