Ekonomi Dunia Terancam Madesu, Harga Karet Ikutan Lesu

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
06 September 2021 10:24
A farmer collects latex at a rubber plantation in Buon Ma Thuot City, in Vietnam's central highland April 2, 2010. REUTERS/Kham

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga karet turun pada perdagangan pagi jelang siang hari ini. Investor mencemaskan penurunan permintaan karena tanda-tanda perlambatan ekonomi dunia kian terasa.

Pada Senin (6/3/2021) pukul 09:20 WIB, harga karet berada di JPY 211,1/kg. Turun 0,42% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.


karetSumber: Refinitiv

Aktivitas di sektor jasa china merosot tajam pada Agustus 2021 karena penguncian wilayah untuk menekan angka kasus baru Covid-19. Hal ini mengancam pemulihan ekonomi negeri panda tersebut.

Purchasing Managers' Index (PMI) sektor jasa di Negeri Panda pada Agustus 2021 tercatat 46,7. Anjlok dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 54,9. Angka PMI di bawah 50 menunjukkan dunia usaha sedang berada di zona kontraksi.

Sementara di Amerika Serikat (AS), Kementerian Ketenagakerjaan melaporkan perekonomian Negeri Paman Sam menciptakan 235.000 lapangan kerja pada Agustus 2021. Jauh menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 1,053 juta dan menjadi yang terendah sejak Januari 2021.

Dua data ini menunjukkan perekonomian China dan AS di ambang perlambatan. Padahal keduanya merupakan kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Ancaman ini membuat permintaan berisiko turun, termasuk untuk karet.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Permintaan Diramal Pulih, Harga Karet Bangkit


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading