Waduh, Harga Karet Terendah Sejak September 2020!

Market - Robert Andrianto, CNBC Indonesia
02 September 2021 14:20
A rubber farmer taps a rubber tree in Narathiwat province, Thailand’s Deep South region, March 18, 2019. Picture taken March 18, 2019. REUTERS/Panu Wongcha-um

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga karet berjangka turun hari karena perlambatan aktivitas manufaktur Asia dan Eropa. Hal ini menimbulkan kekhawatiran pasar akan melemahnya permintaan global. Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap yen Jepang juga menambah tekanan terhadap harga karet.

Harga kontrak karet Osaka Exchange pada Kamis (2/9/2021) pukul 12:30 WIB tercatat JPY 192,7/kg. Turun 0,1% dibanding posisi penutupan perdagangan kemarin. Harga saat ini terendah sejak September 2020.

karetSumber: Refinitiv


Harga karet dilanda kekhawatiran tentang permintaan China akibat aktivitas manufaktur yang menurun. PMI Manufaktur China pada Agustus adalah 50,1. Turun dari bulan sebelumnya sebesar 50,4.

Pembatasan untuk menahan laju COVID-19, pasokan terhambat, dan harga bahan baku yang tinggi membebani output yang menjadi pukulan bagi aktivitas manufaktur China.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Permintaan Lesu, Harga Karet Madesu!


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading