Bukan Salim! Perkenalkan 3 Crazy Rich Baru dari Saham DCII

Market - tahir saleh & Ferry Sandria, CNBC Indonesia
15 June 2021 13:15
Toto Sugiri, pemilik DCII/ dok.DCII

Jakarta, CNBC Indonesia - Melantainya saham emiten penyedia layanan data center, PT DCI Indonesia Tbk (DCII), di Bursa Efek Indonesia berhasil menelurkan tiga orang kaya baru di Indonesia.

Hal ini terjadi karena saham emiten yang baru 6 bulan tercatat di papan perdagangan di BEI ini terus melejit dari hari ke hari hingga harus digembok alias suspensi (penghentian sementara) perdagangan oleh otoritas bursa.

Saham DCII pertama kali ditawarkan ke publik pada 6 Januari 2021 dengan harga Rp 420/saham. Sejak awal IPO (penawaran saham perdana, initial public offering) hingga penutupan perdagangan Senin kemarin (14/6)--sebelum saham disuspensi--harga saham DCII naik meroket hingga 11.800% lebih, setelah sahamnya di level Rp 50.250/saham.


Sebagai informasi, tahun lalu, sebelum IPO di Januari 2020, pemegang saham pengendali perusahaan yakni DCI International Holding Pte. Ltd., Singapura 2.026.096.000 atau 99,99% dan Gunawan Tenggarahardja 0,004% atau 88.000 saham.

Setelah IPO, hingga Maret 2021, pemegang saham terbesar DCII yakni Otto Toto Sugiri 815.055.354 atau 34,19%, lalu Marina Budiman 649.998.770 atau 27,26% dan Han Arming Hanafia 407.527.660 atau 17.08%, sementara investor publik 15% atau 357.561.500 saham.

Lapkeu Maret 2021 DCIIFoto: Lapkeu Maret 2021 DCII
Lapkeu Maret 2021 DCII

Per Mei, laporan terbaru menyebutkan Otto masih memegang 712.784.905 atau 29,9%, Maria Budiman 536.505.149 atau 22,51%, Han Arming Hanafia 14,11% atau 336.352.227, dan Anthoni Salim 265.033.461 atau 11,12%.

Lantas kira-kira harta kekayaan tiga pengendali utama DCII dari kepemilikan sahamnya (di luar Anthoni Salim) di emiten data center tersebut?

NEXT: Ini Dia 3 Orang Kaya Baru

Tiga Orang Kaya Baru
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading