Siap-siap! Bakal Ada Klub Sepak Bola IPO Lagi, Bidik Rp 300 M

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
21 May 2021 13:07
Hein Htet Aung dari Myanmar, kiri, bersaing memperebutkan bola dengan Wan Tin Iao dari Macau, kanan, dan Leung Chi Seng pada babak kualifikasi sepak bola Kejuaraan AFC U-23 2020, Minggu, Maret. 24, 2019, di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar. Myanmar menang 4-0. (FILE FOTO/Foto AP / Thein Zaw)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Satu Global Investama (SGI), perusahaan financial advisor dan investment, menyiapkan satu emiten baru untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Calon emiten tersebut merupakan salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, meski tidak disebutkan. Melalui IPO ini, klub tersebut menargetkan dapat meraih dana publik sebesar Rp 250-300 miliar.

Manajemen menegaskan, dengan akan melantainya emiten baru ini merupakan komitmen Satu Global Investama yang mendorong banyak perusahaan untuk dapat mengembangkan bisnis.


Calvin Lutvi, CEO & Co-Founder Satu Global Investama mengungkapkan, klub sepak bola ini akan menjadi klub sepak bola kedua di Indonesia yang melantai di bursa saham Tanah Air.

"Sebelumnya di tahun 2019 salah satu klub sepak bola yang berlokasi di Bali menjadi klub sepak bola pertama di Asia Tenggara yang melantai di bursa saham Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, diterima CNBC Indonesia, Jumat (21/5/2021).

"Nantinya klub sepak bola yang akan kami bawa melantai IPO ini akan menjadi klub sepak bola kedua di Indonesia dan juga Asia Tenggara yang dapat melantai di bursa. Pencapaian ini tentunya sangat baik seiring dengan mulai pulihnya kegiatan sepak bola di Indonesia. Selain itu, sebagai public listed company banyak manfaat yang akan didapat oleh klub tersebut untuk melakukan pengembangan klub."

Calvin mengatakan, dana IPO tersebut akan digunakan untuk kebutuhan utama klub, yaitu renovasi training centre, membangun mes pemain, serta membuka outlet-outlet merchandise di beberapa kota.

"Kami sangat mendukung sekali banyak perusahaan untuk dapat melakukan IPO, karena banyak sekali manfaat yang didapat untuk dapat mengembangkan perusahaannya. Selain itu, Satu Global Investama juga mendukung penuh untuk mewujudkan target Bursa Efek Indonesia yang menginginkan sebanyak 54 perusahaan dapat melantai di bursa saham pada tahun 2021," katanya.

Manajemen Satu Global menukil pernyataan BEI yang menilai banyak keuntungan yang akan didapat jika klub sepak bola menjadi public listed company, di antaranya; mendapatkan pendanaan dari publik, dan mendapatkan insentif penurunan tarif pajak PPh Badan sebesar 3%, jika porsi kepemilikan publik lebih dari 40%.

Selanjutnya, keuntungan lain akan meningkatkan exposure dari media, analis, investor, dan pihak-pihak lainnya.

Tak hanya itu, IPO juga akan meningkatkan profitabilitas/efisiensi, serta memperkuat tata kelola perusahaan.

"Keuntungan yang akan didapat oleh klub sepak bola setelah melantai di bursa saham tidak hanya mendapatkan dana segar dari publik, akan tetapi membuka kesempatan supporter atau penggemar untuk dapat menjadi pemilik klub sepak bola yang mereka dukung."

"Dengan demikian, ikatan antara klub dengan supporter akan meningkat. Maka dari itu, realisasi melantainya klub sepak bola di bursa saham ini kami targetkan teralisasi pada Desember 2021," ujar Calvin.

Sebelumnya BEI merilis target perusahaan yang dapat IPO di tahun 2021 sebanyak 30 perusahaan. Namun seiring membaiknya optimisme pasar modal, BEI merevisi target tersebut menjadi 54 perusahaan. Hingga bulan Mei 2021, BEI mencatat terdapat 25 perusahaan dalam pipeline pencatatan yang masih menjalani proses evaluasi.

"Saya optimistis di tahun 2021 seiring pulihnya ekonomi Indonesia, makin banyak perusahaan yang akan melakukan IPO."

Calvin mengatakan, saat ini yang menjadi kendala terbesar perusahaan rintisan dalam melakukan IPO adalah dari modal yang akan dikeluarkan oleh perusahaan.

Maka dari itu, Satu Global Investama dapat memfasilitasi hal tersebut dengan membiayai perusahaan yang ingin melakukan IPO.

"Perusahaan yang kami biayai untuk melakukan IPO tentunya yang memiliki prospek bisnis yang baik di masa depan, salah satunya emiten klub sepak bola yang akan melantai nanti."

"Klub ini memiliki prospek yang sangat cerah, dari mulai kualitas pemain, hingga manajemen yang mumpuni. Di kompetisi Liga Indonesia kemarin, klub ini mampu bertengger di atas klasemen. Kami yakin dengan melantainya di bursa saham nanti, akan meningkatkan performa klub dan menjadi salah satu klub terbaik di Indonesia." tutup Calvin

Saat ini, baru ada satu klub sepak bola yang tercatat di BEI yakni PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), pengelola Bali United, yang tercatat pada 17 Juni 2019.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading