Punya KFC, Pizza Hut-Taco Bell, Siapa Sebenarnya Yum! Brands?

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
15 April 2021 15:05
Demo Pekerja KFC di Gelael. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemberitaan mengenai perusahaan restoran cepat saji, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), pemegang hak waralaba tunggal merek KFC Indonesia, lagi ramai-ramainya setelah awal pekan ini 'markas besarnya' didemonstrasi oleh para pekerjanya, Senin (12/4/2021) menuntut upah karyawan.

Adapun sang franchisor-nya (pewaralaba), adalah pihak yang memiliki bisnis dan menjual hak waralaba kepada terwaralaba, dalam hal ini perusahaan tersebut yakni Yum! Brands Inc. atau Yum!.

Perusahaan inilah yang mengendalikan KFC secara global.Sebetulnya Fast Food hanyalah pemegang waralaba di Indonesia atau menjadi franchisee (terwaralaba) atau pihak yang mendapatkan hak untuk menjalankan usaha waralaba yang kekuasaannya dibatasi berdasarkan perjanjian dengan pewaralaba.


KFC adalah perusahaan cepat saji yang berkantor pusat di Louisville, Kentucky, AS. Saat ini, perusahaan yang didirikan oleh veteran angkatan darat Amerika Serikat yang pernah ditugaskan di Kuba ini memang dimiliki oleh Yum!

Demo Pekerja KFC di Kemnaker RI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Demo Pekerja KFC di Kemnaker RI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Demo Pekerja KFC di Kemnaker RI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Yum! merupakan perusahaan yang didirikan tahun 1997, sebelumnya perusahaan ini bernama Tricon Global Restaurant. Perusahaan ini bermula dari divisi makanan milik PersiCo yang menaungi berbagai restoran cepat saji mulai dari KFC, Pizza Hut Hingga Taco Bell.

Dari pemisahan entitas ini, PepsiCo memperoleh dana segar US$ 4,5 miliar atau setara dengan Rp 65 triliun (kurs Rp 14.500/US$) yang digunakan untuk membayar utang dan membeli balik saham mereka. Selain itu PepsiCo juga memperoleh kontrak seumur hidup untuk menyuplai minuman soda.

Situs resminya mencatat, pada tahun 2002 Tricon bergabung dengan Yorkshire Global Restaurants pemilik merek dagang A&W dan mengganti nama menjadi Yum! Brands.

Merger ini mengakibatkan A&W mengganti produk minuman dari Coca Cola Menjadi Pepsi. Restoran A&W kembali dijual oleh Yum! pada tahun 2011 untuk lebih fokus mengelola KFC dan Pizza Hut.

Di Indonesia merek dagang KFC dikelola Fast Food Indonesia yang sahamnya dipegang keluarga Gelael dan Grup Salim lewat PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET).

Selain itu FAST juga mengelola restoran cepat saji yang baru masuk Desember 2020 lalu, Taco Bell, yang juga di bawah naungan Yum!.

Adapun untuk merek dagang Pizza Hut di Indonesia dikelola oleh PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), entitas perusahaan berbeda yang juga tercatat di BEI.

Entitas induk KFC adalah pemimpin pasar dari sisi jumlah restoran. Saat ini Yum! memiliki lebih dari 50.000 gerai yang tersebar di lebih dari 150 negara mengoperasikan restoran milik perusahaan.

Tiga yang paling besar adalah KFC, spesialisasi dan pemimpin pasar ayam goreng, Pizza Hut yang menguasai pasar Pizza dan Taco Bell menawarkan makanan ala Meksiko.

Berdasarkan laporan keuangan Yum! kuartal 4-2020, KFC menjadi juara dengan total 25.000 gerai tersebar di berbagai penjuru dunia dengan 99% nya adalah waralaba.

Pizza Hut memiliki 17.639 gerai yang semuanya adalah waralaba sedangkan Taco Bell dengan 7.427 gerai yang mana 94% waralaba dan sisanya dikelola sendiri.

Saham konsorsium makanan pemilik merek dagang KFC, Pizza Hut dan Taco Bell ini diperdagangkan di Bursa Efek New York (NYSE) (Kode: YUM) dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 35,28 miliar atau setara Rp 511,56 triliun.

Sepanjang 2020 lalu Yum! memperoleh pendapatan US$ 5,65 miliar atau setara Rp 81,92 triliun dengan lebih dari 2/3 nya merupakan penghasilan dari pengelolaan waralaba.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading