Erick Siapkan Rencana Besar Buat Anak Usaha Pertamina & KRAS

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
15 April 2021 12:20
Badan Usaha Milik Negara (BUMN). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tenga mempersiapkan rencana pengembangan bisnis untuk dua anak usaha PT Pertamina (Persero) dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Rencana ini melibatkan pembentukan holding hingga kerja sama dengan Indonesia Investment Authority (INA).

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengatakan kedua perusahaan ini akan memiliki subholding untuk memperkuat masing-masing usaha. Pertamina akan memperkuat bisnis shipping dan marine logistic, sedangkan Krakatau Steel akan mengembangkan bisnis kawasan industrinya.

"Saat ini kita sedang berupaya untuk mengembangkan subholding Pertamina di bidang shipping juga marine logistic," kata Pahala dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV, Rabu (14/4/2021).


Dia menjelaskan, perusahaan subholding milik Pertamina ini diharapkan menjadi perusahaan marine logistic terbesar di Asia. Upaya yang dilakukan adalah dengan membidik kerja sama dengan INA ataupun partner strategis lain yang bisa didapatkan melalui INA dan setelahnya perusahaan akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

"... Krakatau Steel saat ini memiliki salah satu anak perusahaan yang bergerak di bidang air, listrik kemudian pelabuhan laut dan juga kawasan ekonomi industri. Kita melihat bahwa sebetulnya Indonesia memiliki kekuatan untuk bisa mengembangkan kawasan ekonomi industri yang kuat, apalagi didukung dengan infrastruktur yang terintegrasi dari infrastruktur listrik, air dan juga pelabuhan tadi, keberadaannya ada di Cilegon," terang dia.

Untuk itu pengembangan bisnis ini diharapkan bisa memberikan dampak bisnis yang besar kepada Krakatau Steel. Termasuk bisa memberikan pemasukan kepada induk usahanya sehingga bisa membantu untuk menyelesaikan kewajiban perusahaan.

"Memang maksud saya itu adalah salah satu opsi yang kita lihat sebelum nantinya masuk ke pasar publik IPO di 2022. Jadi memang untuk perusahaan ini nantinya kita akan melihat kemungkinan ditawarkan kepada publik di 2022, tetapi sebelum melakukan hal tersebut, kita akan lihat kemungkinan mencari strategic partner dan strategic partner yang sedang kita lihat adalah INA," tandasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading