Sengketa Emiten Lo Kheng Hong vs Maruwai Coal, Ini Hasilnya!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
07 April 2021 17:40
Lo Kheng Hong, Simas Invest

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten kontraktor tambang yang sahamnya dimiliki investor kawakan, Lo Kheng Hong, PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan telah menyelesaikan perselisihan secara damai dengan PT Maruwai Coal.

Direktur Petrosea, Meinar Kusumastuti menjelaskan, pada 5 April 2021, perseroan dan PT Maruwai telah menyelesaikan perselisihan tersebut secara damai dengan menandatangani perjanjian penyelesaian, termasuk perselisihan sehubungan dengan pencairan jaminan pelaksanaan atau guarantee bond oleh Maruwai Coal.

Hal ini sebagai pembaruan informasi yang disampaikan perseroan sebelumnya pada 27 Januari 2021.


"Sengketa diselesaikan dan kontrak ditutup," kata Meinar, dalam penjelasan di laman keterbukaan informasi BEI, Rabu (7/4/2021).

Meski diselesaikan secara damai, ketentuan penyelesaian secara damai ini bersifat rahasia.

Seperti diketahui, sebelumnya pada 18 Desember 2020 lalu, Petrosea menerima tagihan dari Maruwai Coal terkait pembayaran sebesar Rp 60 miliar yang harus diselesaikan dalam 30 hari untuk proyek konstruksi jalan, jembatan dan pekerjaan tanah di Murung Raya, Kalimantan Tengah. Namun, manajemen Petrosea mengajukan keberatan.

"Perseroan sangat tidak setuju dengan invoice dan telah menyampaikan penjelasannya atas keberatannya kepada PT Maruwai Coal," kata Meinar.

Namun, pada 25 Januari 2021, perseroan menerima pemberitahuan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bahwa dana dalam Bank Garansi telah dibayarkan kepada Maruwai Coal Rp 60,01 miliar.

Sekadar informasi, saham PTRO saat ini dikendalikan oleh Grup Indika Energy dengan kepemilikan 69,81%. Lo Kheng Hong memiliki sebanyak 15,01%. Pemegang saham publik sebesar 13,50% dan saham treasuri 1,68%.

Data BEI mencatat, saham PTRO naik 1,02% pada perdagangan Rabu ini (7/4), di level Rp 1.980/saham. Nilai transaksi mencapai Rp 1,64 miliar. Sepekan saham PTRO naik 9,70% dan sebulan juga naik 8,79%.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading