Kabar Baik! BTN Pangkas Suku Bunga KPR Semua Segmen

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
05 March 2021 10:15
Pelayanan nasabah Bank BTN di Bank BTN, Jakarta (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank BUMN khusus pembiayaan perumahan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau Bank BTN memangkas bunga kredit di seluruh segmen kreditnya hingga 270 basis poin (bps).

Penurunan tingkat suku bunga ini berlaku untuk segmen kredit korporasi, kredit ritel dan kredit konsumsi.

Plt. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan penurunan suku bunga tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencanangkan tahun 2021 sebagai tahun pemulihan ekonomi nasional. Penurunan ini juga mengikuti pergerakan BI 7-Day Reverse Repo Rate yang terus turun ke level 3,5%.


"Penurunan bunga ini kami harapkan dapat membantu meningkatkan permintaan kredit khususnya di sektor perumahan. Apalagi, sektor perumahan memiliki multiplier effect ke 174 sektor lain sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian nasional," kata Noxon dalam siaran pers, dikutip Jumat (5/5/2021).

Penurunan tingkat bunga ini juga sejalan dengan turunnya Cost of Fund (CoF) dan likuiditas BTN yang mengalami perbaikan.

Adapun di kredit korporasi, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) turun sebesar 190 bps dari 9,9% pada Desember 2020 menjadi 8% pada Februari 2021.

Lalu di segmen kredit ritel ada penurunan bunga sebesar 165 bps dari 9,9% pada Desember 2020 menjadi 8,25% pada Februari 2021.

Selanjutnya di kredit konsumsi terjadi penurunan SBDK hingga 270 bps dari 9,95% pada Desember 2020 menjadi 7,25% di Februari 2021.

SBDK Non-KPR juga dipangkas sebesar 250 bps dari 11,25% pada Desember 2020 menjadi 8,75% di Februari 2021.

Sebelumnya pemerintah mengakui bunga kredit perbankan masih jauh dari yang seharusnya. Posisi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sekarang berada di level 3,5%, sementara bunga kredit perbankan seperti KPR masih di atas 10%.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta perbankan agar kebijakan moneter oleh BI bisa ditransmisikan lebih cepat kepada konsumen agar permintaan kembali naik.

"Kita akan komunikasikan, karena memang salah satu yang diminta kepada perbankan agar penurunan suku bunga BI dan lending rate bisa ditransmisikan pada konsumen," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (3/1/2021).


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading