Saham Emiten Otomotif Tancap Gas, Optimistis DP 0%?

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
19 February 2021 10:20
Cewe cantik IIMS 2018

Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas saham otomotif langsung menguat pada pembukaan pasar hari ini, Jumat (19/2/2021), pukul 09:02 WIB.

Penguatan ini terjadi pascadiumumkannya penurunan suku bunga acuan BI 7 Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5% dan pelonggaran down payment (DP) atau uang muka kendaraan bermotor yang mencapai 0%.

Data BEI mncatat, harga saham empat emiten otomotif yang menguat yakni PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), PT Indomobil Multi Jasa (IMJS) dan PT Astra International Tbk (ASII).


Sementara saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) masih belum bergerak dari posisi penutupan hari sebelumnya (18/2/2021).

Saham SMSM langsung terapresiasi 1,97% ke Rp 1.295/saham. Perusahaan produsen sparepart otomotif ini mencatatkan nilai transaksi baru sebesar Rp 5 juta dengan volume perdagangan 4000 saham. Pada pukul 10.09 WIB, sahamnya naik 1,18% di level Rp 1.285/saham.

Di tempat kedua, IMAS menguat 1,96% ke posisi Rp 1.300/saham dengan mencatatkan nilai transaksi Rp 2 miliar dan volume perdagangan mencapai 2 juta saham.

IMJS juga ikut menguat 1,14% menjadi Rp 353. Anak usaha IMAS ini mencatatkan nilai transaksi Rp 105 juta dengan volume 299 ribu saham.

ASII tercatat naik 0,87% ke Rp 5.775/saham.Saham sang raja otomotif ini sudah ditransaksikan sebesar Rp 7 miliar dengan volume 1 juta saham.

Tidak seperti induknya, AUTO masih belum bergerak di Rp 1.025 dengan nilai transaksi baru Rp 29 juta.

Turunnya suku bunga acuan BI membawa kabar baik bagi emiten otomotif tanah air. Pemangkasan suku bunga acuan menjadi 3,5% diharapkan bisa memulihkan industri otomotif Indonesia. Salah satunya dengan mendorong pembelian kendaraan bermotor yang lesu akibat pandemi Covid-19.

Kemarin (18/2/2021), Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Februari 2021. Gubernur Perry Warjiyo dan kolega memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Februari 2021 memutuskan untuk menurunkan BI 7 Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%," kata Perry usai RDG, Kamis sore (18/2/2021).

Tahun lalu, BI menurunkan suku bunga acuan sebanyak 125 bps. Penurunan hari ini menjadi yang pertama pada 2021.

BI juga melonggarkan aturan Loan to Value (LTV) untuk kredit kendaraan bermotor yang menggunakan fasilitas bank. Kini membeli mobil melalui KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor bisa tanpa DP alias Down Payment.

"Melonggarkan ketentuan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraan bermotor baru," kata Perry Warjiyo.

Kebijakan tersebut, menurut BI dikeluarkan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif. "Dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko, berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021."

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

3 Kuartal Tekor, Indomobil Derita Rugi Q3 Rp 467 M


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading