Usai Angpau Imlek, Simak 9 Kabar Pasar "Hot" Sebelum Trading

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
15 February 2021 08:26
foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham domestik berakhir di teritori positif pada perdagangan sebelum libur Imlek pada Kamis (11/2/2021) lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,33% ke posisi 6.222,52 poin.

Data perdagangan menunjukkan, nilai transaksi mencapai Rp 10,58 triliun dengan frekuensi sebanyak 980,869 kali. Pelaku pasar asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 14,40 miliar. Namun, bila diakumulasi sejak awal tahun, pelaku pasar asing masih melakukan aksi beli bersih Rp 14,55 triliun.

Cermati aksi dan peristiwa emiten berikut ini yang dihimpun dalam pemberitaan CNBC Indonesia sebelum memulai transaksi pada perdagangan awal pekan ini, Senin (15/2/2021):


1. Backdoor Listing di Tengah Rencana Bersatunya Indosat-Tri

Rencana konsolidasi antara PT Indosat Tbk dengan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) terus mengerucut.

Manajemen Hutchison 3 Indonesia mulai terbuka dengan menyatakan backdoor listing masuk menjadi salah satu opsi yang dikaji oleh para pemegang saham terkait dengan konsolidasi dengan PT Indosat Tbk (ISAT). Backdoor listing merupakan aksi akuisisi oleh perusahaan non publik kepada perusahaan yang sahamnya tercatat di bursa.

Meski demikian, perusahaan belum bisa memberikan detail karena terkait dengan komitmen pemegang saham untuk tidak bicara ke publik sebelum transaksi disepakati. Selain itu, segala opsi lainnya pun masih dijajaki kedua belah pihak.

Tri memang dikabarkan bertindak sebagai pengendali, sehingga tidak menutup kemungkinan rencana tersebut bagian dari upaya backdoor listing.

Saat ini, komposisi kepemilikan saham Indosat terdiri atas Ooredoo Asia Pte Ltd (65%), publik (20,71%) dan pemerintah RI (14,29%). Sementara saham Tri Indonesia dikuasai oleh Hutchison Whampoa (66%) dan sebesar 33% dimiliki oleh Boy Thohir dan Northstar Pacific.

2. KPPU Jatuhkan Sanksi Denda Rp 1 M ke PTPP, Ada Apa

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan sanksi kepada PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar Rp 1 miliar.

Dalam siaran resminya, KPPU menjelaskan sanksi tersebut diberikan kepada PTPP karena terlambat memberitahukan pengambilan saham PT Centurion Perkasa Iman (PTCPI).

"Atas pelanggaran tersebut, Majelis Komisi dalam Sidang Majelis Komisi Pembacaan Putusan hari ini, menjatuhkan sanksi sebesar Rp 1 miliar kepada PTPP," seperti dikutip CNBC Indonesia dalam siaran resmi KPPU, Jumat (12/2/2021).

Kasus dengan nomor perkara Nomor 19/KPPU-M/2020 ini diawali dari penyelidikan secara inisiatif oleh KPPU atas dugaan keterlambatan pemberitahuan pengambilalihan saham oleh PTPP atas PTCPI.

Kasus berawal dari transaksi pengambilalihan 57% saham PTCPI oleh PTPP pada 3 Juli 2019. Transaksi tersebut efektif pada tanggal 4 Juli 2019, yakni tanggal penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan PTCPI oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

3. Sukanto Tanoto Beli Istana Raja Jerman, Berapa Kekayaannya?

Salah satu orang terkaya di republik ini, Sukanto Tanoto, baru-baru ini disebut membeli aset properti bekas istana Raja Ludwig di Munchen, Jerman. Ini merupakan laporan OpenLux dan dikutip CNBC Indonesia dari detik.com, minggu (14/2/2021).

Dalam laporan tersebut diungkap, gedung tersebut dibeli seharga 350 jut euro atau hampir setara dengan Rp 6 triliun.

Informasi saja, Proyek OpenLux digalang oleh OCCRP, platform jurnalisme investigatif untuk mengungkap kasus-kasus kejahatan terorganisir dan korupsi skala besar, yang dalam proyek ini berkolaborasi dengan media Prancis Le Monde dan media Jerman S├╝ddeutsche Zeitung (SZ).

Untuk mampu membeli properti dengan harga fantastis ini, tentu dibutuhkan kekayaan yang besar juga. Lalu berapa kekayaan dari pengusaha ini?

Dilansir dari Forbes, hingga 12 Februari 2021 lalu kekayaannya mencapai US$ 1,4 miliar atau setara Rp 19,6 triliun (kurs Rp 14.000/US$). Nilai ini lebih rendah dari akhir tahun lalu yang mencapai US$ 1,6 miliar. Dengan kekayaannya ini, Sukanto berada pada posisi ke 22 dari orang terkaya di Indonesia di akhir 2020 dan menjadi orang terkaya 1.730 di dunia.

NEXT: Deretan Kabar Emiten Lainnya

Tanker Raksasa Heru Hidayat hingga Bombardier Garuda
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading