Gokil! Laba BRIS Naik 235,14% di 2020 Menjadi Rp 248 M

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
29 January 2021 14:57
Dok BRISyariah

Jakarta, CNBC Indonesia - PT BRIsyariah Tbk (BRIS) sepanjang tahun lalu mencatatkan laba bersih senilai Rp 248 miliar pada akhir 2020 lalu. Capaian laba bersih ini naik 235,14% dari posisi 2019.

Dari sisi aset terjadi pertumbuhan 33,8% menjadi Rp 57,7 triliun dibandingkan dengan posisi di tahun sebelumnya.

Direktur Utama BRIsyariah Ngatari mengatakan hingga triwulan IV 2020 BRIsyariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 40 triliun, tumbuh mencapai 46,24% year-on-year (yoy). Pertumbuhan pembiayaan ditopang segmen ritel yakni SME, mikro dan konsumer.


"Alhamdulillah menjelang legal merger tanggal 1 Februari 2021 BRIsyariah tumbuh positif dari sisi laba, aset, pembiayaan," kata Ngatari dalam siaran persnya, Jumat (29/1/2021).

Pertumbuhan pembiayaan paling tinggi disumbang oleh pembiayaan mikro mencapai Rp 10,7 triliun, tumbuh 163% yoy.

Total KUR yang disalurkan BRIsyariah pada tahun 2020 mencapai Rp 4,5 triliun. Sebesar 40% penyaluran KUR disalurkan ke sektor ekonomi produksi. Sementara sekitar 37,7% difokuskan ke sektor ekonomi perdagangan dan sekitar 22% di sektor jasa.

Selain mikro, perusahaan menyalurkan Rp 7,4 triliun pembiayaan untuk segmen kecil dan menengah, tumbuh sebesar 65% yoy.

Di masa pandemi, perusahaan memprioritaskan pembiayaan pada sektor yang lebih minim risiko, seperti pertanian, peternakan dan alat kesehatan.

Rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) tercatat 1,7% di akhir tahun lalu, turun dibanding dengan akhir tahun sebelumnya.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga BRIsyariah tumbuh 44,61%.

"Dana Pihak Ketiga meningkat ditopang oleh pertumbuhan dana murah (giro dan tabungan) sejalan dengan strategi pengendalian beban biaya dana. Peningkatan dana murah yang mencapai mendorong penurunan biaya dana atau cost of fund," tandasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading