Diburu Investor, Permintaan Sukuk Negara Tembus RP 24,6 T

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
24 November 2020 17:18
Sukuk Tabungan/DJPPR

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah kembali melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari ini (10/11/2020) senilai Rp 10 triliun.

Nilai SBSN yang dimenangkan tersebut sama besar dengan target indikatif yang ditetapkan, yakni sebesar Rp 10 triliun.

Surat berharga yang dilelang kali ini meliputi seri SPNS11052021 (reopening), PBS027 (reopening), PBS026 (reopening),PBS017 (reopening) dan PBS028 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.


Lelang SBNFoto: Dok Kemenkeu
Lelang SBN

Dalam proses lelang tersebut, pemerintah mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscription), dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp 24,6 triliun.

Penawaran yang terbesar dibukukan seri PBS028 senilai Rp 13,11 triliun, denganbid to cover ratiosebesar 3 kali. Pemerintah akhirnya memenangkan senilai Rp 4,35 triliun.

Namun untuk seri SPNS11052021 dan PBS027, pada lelang kali ini tidak berhasil di menangkan oleh pemerintah, di mana pada kedua seri tersebut, tidak ada bid-cover yang diperoleh pada lelang kali ini.

Pada lelang SBSN sebelumnya, penawaran yang masuk sebesar Rp 22,6 triliun, artinya jumlah penawaran yang masuk mengalami kenaikan.

Lelang SBNFoto: Dok Kemenkeu
Lelang SBN

Walaupun untuk seri SPNS11052021 dan PBS027 tidak berhasil dimenangkan oleh pemerintah, namun tiga seri lainnya berhasil menggaet investor.

Hal ini karena optimisme pasar terkait kabar vaksin yang selama tiga minggu belakangan datang di pasar global dan domestik.

Selain itu, tingkat suku bunga yang diturunkan oleh Bank Indonesia (BI) menjadi 3,75% juga menjadi pendorong bagi pasar untuk berminat kembali berinvestasi di Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading