Cuan Besar! Saham Konstruksi & Infrastruktur BUMN Diborong

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
03 November 2020 16:47
Suasana pembangunan Jalan Tol Serpong-Cinere yang melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere di Tangerang Selatan, Jumat (29/5/2020).  Jalan Tol tersebut memiliki total panjang 10,14 kilometer hampir rampung yang rencana diperkirakan pertengahan tahun 2020 bisa digunakan. Pantauan CNBC Indonesia beberapa jalan tersebut masih masih dalam proses pengerjaan. Truk truk pasir berbanjar di proyek tersebut. Awalnya jalan tol ini ditargetkan dapat beroperasi sebelum Lebaran tahun 2020.Ruas Jalan Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere. Jalan Tol yang termasuk bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) II ini akan tersambung dengan Jalan Tol Serpong-Kunciran dan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten konstruksi dan infrastruktur badan usaha milik negara (BUMN) melesat pada perdagangan hari ini, Selasa (3/11/2020).

Kenaikan tarif tol dan penandatangan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi katalis saham-saham tersebut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) harga saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tercatat naik hingga 5,88% ke level Rp 3.780/unit. Kenaikan harga saham Jasa Marga merespons kebijakan perseroan yang akan menaikkan tarif tol.


Perseroan akan segera melakukan penyesuaian tarif tol Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang tarifnya terintegrasi dengan beberapa ruas tol lainnya. Pemberlakuan tarif sebelumnya sudah terjadi sejak 2 tahun lalu.

"Dalam Waktu Dekat Akan Diberlakukan Penyesuaian Tarif Tol Jorr 1, Jalan Tol Akses Tanjung Priok (ATP), dan Jalan Tol Pondok Aren - Ulujami," jelas manajemen Jasa Marga, dikutip Selasa (3/11).

Jasa Marga menyampaikan tarif sebelumnya sudah berlaku sejak dua tahun lalu, tepatnya Sabtu, 29 September 2018. Saat itu untuk kali pertama mulai berlaku integrasi tarif Tol JORR.

Pemberlakuan integrasi tarif Tol JORR ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 710/KPTS/M/2018 pada tanggal 14 September 2018.

Sistematika integrasi tarif ini berlaku pada Jalan Tol JORR Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebun Jeruk-Ulujami), Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir),Seksi E2 (Cikunir-Cakung), Seksi E3 (Cakung-Rorotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Pondok Aren-Ulujami dengan total panjang jalan 76,8 km.

Kenaikan tarif juga akan berlaku bagi ruas Tol Jakarta-Cikampek, hal ini menyusul rencana pengintegrasian tarif antara ruas di bawah dan ruas layang.

Sejak resmi beroperasi 20 Desember 2019 sampai saat ini, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Elevated II atau Tol Layang Japek masih gratis alias memakai tarif ruas tol bagian bawah.

Namun dalam waktu dekat operator tol tersebut, Jasa Marga, bakal menerapkan pemberlakuan tarif kendaraan yang melintas tol layang dengan skema tarif integrasi dengan yang ruas tol di bawahnya. Artinya saat ada integrasi, maka tarif di ruas tol bawah akan mengalami kenaikan.

Tarif yang diterapkan adalah tarif integrasi dua ruas tol, yakni Tol Jakarta-Cikampek (bawah) dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Artinya, tarif Tol Japek eksisting juga mengalami perubahan. Keputusan ini mengacu pada SK Menteri PUPR Nomor 1524/KPTS/M/2020 yang terbit belum lama ini.

Sektor Konstruksi Dirangsang PSN & Omnibus Law Ciptaker
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading