Bursa Saham Libur, Serok Cuan Gede di Trading Emas & Forex

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
28 October 2020 16:05
Gold bars are stacked in the safe deposit boxes room of the Pro Aurum gold house in Munich, Germany,  August 14, 2019. REUTERS/Michael Dalder

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar finansial dalam negeri libur panjang mulai hari ini, Rabu (28/10/2020) hingga Jumat nanti, dalam rangka cuti bersama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang pada hari Kamis besok.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia juga libur 3 hari, tetapi bukan berarti tidak bisa bertransaksi untuk mencari cuan. Saat pasar saham sedang libur, cuan bisa dicari dengan trading komoditas (emas, perak, minyak mentah, dll) dan valuta asing (foreign exchange/forex) di pasar berjangka.

Trading di pasar berjangka memang tidak sepopuler perdagangan saham di dalam negeri. Tetapi jangan salah, jika dilihat dari nilai transaksi secara global volume transaksi forex menjadi yang terbesar di dunia.


Dalam laporan tiga tahunan Bank for National Settlement (BIS) yang dirilis April 2019 volume transaksi per hari di pasar forex mencapai US$ 6,6 triliun.

Tidak seperti perdagangan saham, trading forex berlangsung selama 24 jam selama 5 hari dalam sepekan. Sementara perdagangan komoditas, yang populer yakni emas dunia, berlangsung 23 jam selama 5 hari dalam sepekan. Tidak peduli hari libur tanggal, transaksi tetap berlangsung sebab perdagangan terjadi di berbagai negara.

Trading komoditas dan forex di pasar berjangka merupakan sesuatu yang legal di Indonesia, yang diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Semua kegiatan di perdagangan berjangka diatur dalam Undang-Undang Nomer 10 Tahun 2011 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Model trading di pasar berjangka juga berbeda dengan saham, karena ada istilah two ways opportunity dimana bisa mengambil posisi beli (long) atau jual (short). Ketika harga suatu aset sedang turun, jika mengambil posisi short maka cuan akan diperoleh.

Cuan yang diperoleh juga bisa lebih besar dari perdagangan saham, tetapi sebanding dengan risikonya yang tinggi.

Sebagai ilustrasi, trading forex dilakukan dengan jual beli pasangan mata uang. Contoh euro berpasangan dengan dolar Amerika Serikat (AS) disimbolkan EUR/USD. Jika trader memprediksi euro akan melemah melawan dolar AS maka posisi yang diambil adalah jual atau short EUR/USD.

Sebaliknya jika memprediksi euro akan menguat melawan dolar AS, maka posisi yang diambil adalah beli atau long EUR/USD. Keuntungan atau kerugian bisa didapat dari selisih harga saat mengambil posisi dengan harga saat menutup posisi.

Contohnya ketika mengambil posisi jual (short) EUR/USD di level US$ 1,1150 dan menutupnya di level US$ 1,1120, hasilnya ada selisih sebesar US$ 0,0030 atau dalam dunia trading forex disebut 30 pip. Jika bertransaksi dengan 1 lot, nilai 1 pip pasangan EUR/USD sebesar US$ 10, sehingga total cuan yang dihasilkan US$ 300 atau jika dirupiahkan sekitar Rp 4,3 juta (kurs Rp 14.600/US$)

Sebaliknya, ketika mengambil posisi jual (short) EUR/USD di level US$ 1,1150 tetapi harganya malah bergerak naik dan menutup posisi di level US$ 1,1370, artinya ada selisih minus 20 pip. Transaksi 1 lot pada posisi seperti ini akan menghasilkan kerugian US$ 200 atau hampir Rp 3 juta.

Dalam trading forex, pergerakan 20 hingga 30 pip tersebut bisa terjadi dalam hitungan jam, bahkan terkadang menit. Sehingga dikategorikan sebagai high risk high return.

Prinsip yang sama juga berlaku untuk trading emas yang disimbolkan XAU/USD. Jika seorang trader memprediksi harga emas dunia akan turun maka yang diambil adalah posisi short emas misalnya di US$ 1.900/troy ons.

Kemudian emas turun dan posisinya ditutup di US$ 1.890/troy ons, artinya ada selisih US$ 10. Dengan transaksi sebesar 1 lot, nilai US$ 1 di emas akan sama dengan US$ 100. Artinya dengan posisi short tersebut cuan yang diperoleh sebesar US$ 1.000 atau Rp 14,6 juta.

Pergerakan emas tersebut juga bisa terjadi dalam hitungan jam.

Begini Caranya Agar Bis
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading