Tertunda, Adaro Targetkan PLTU Batang Beroperasi Akhir 2021

Market - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 October 2020 18:03
pltu batang

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah berkapasitas 2x1.000 mega watt (MW) bisa mulai beroperasi pada akhir 2021.

Direktur Utama Adaro Garibaldi 'Boy' Thohir mengakui ada sejumlah hambatan teknis dalam penyelesaian konstruksi proyek PLTU Batang ini.

"Insya Allah akan kita kejar. Insya Allah tahun depan, akhir tahun depan proyek Batang yang kita nanti-nantikan bisa berjalan," tutur Boy saat berbincang dengan wartawan secara virtual pada Selasa (20/10/2020) bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-28 Adaro Energy.


Kendati proyek ini tertunda, namun menurutnya pihaknya juga terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero). Namun dengan kondisi pasokan listrik PLN berlebih saat ini, menurutnya ini bukan menjadi masalah utama.

"Bukan karena by default atau bagaimana, kondisi PLN pada saat ini over supply, di lain sisi bukan karena kita ingin ada keterlambatan, keterlambatan ini tanpa direncanakan, tapi PLN juga merasa timing-nya pas, bukan by default," tuturnya.

Menurutnya, secara teknis Adaro dan sejumlah mitra dari Jepang juga terus berupaya agar proyek PLTU ini bisa segera beroperasi.

"So far, secara teknis, partner-partner dari Jepang terus berupaya menjalankan proyek ini. Target kita akhir tahun depan bisa berjalan," ujarnya.

Seperti diketahui, PLTU Batang ini dikelola oleh PT Bhimasena Power Indonesia, perusahaan konsorsium yang dimiliki oleh PT Adaro Power bersama Electric Power Development Co. Ltd. (J-Power) dan Itochu Corporation. PLTU ini disebut akan menjadi pembangkit listrik dengan teknologi ultra-supercritical (USC) terbesar dan pertama di Asia Tenggara.

Bhimasena meraih kesepakatan pendanaan (financial close) pada Juni 2016 dengan perkiraan total investasi sekitar US$ 4,2 miliar. Perusahaan memperoleh pendanaan sebesar US$ 3,4 miliar dari Japan Bank for International Cooperation dan beberapa lembaga keuangan lainnya. Perusahaan akan memasok listrik selama 25 tahun kepada PLN. Berdasarkan data dari situs Adaro, hingga akhir 2019 progress konstruksi PLTU Batang ini telah mencapai 91,8%.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading