Newsletter

Resesi Sudah di Depan Mata, Apa Kabar IHSG & Rupiah?

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
16 September 2020 06:10
Traders work on the floor at the New York Stock Exchange (NYSE) at the end of the day's trading in Manhattan, New York, U.S., August 27, 2018. REUTERS/Andrew Kelly Foto: REUTERS/Andrew Kelly

Beralih ke barat, dini hari tadi tiga indeks saham utama bursa New York kompak melenggang ke zona hijau. Wall Street dibuka hijau dan berhasil mempertahankan posisinya hingga penutupan. 

Data perdagangan mencatat, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) mengalami apresiasi tipis sebesar 0,01 %. Pada saat yang sama indeks S&P 500 dan Nasdaq Composte masing-masing bertambah 0,5% dan 1,2%.

Sumringahnya kiblat bursa saham tersebut akibat adanya banjir sentimen positif. Wall Street mendapatkan energi penguatan dari China yang melaporkan kenaikan penjualan ritel pertama pada tahun ini sebesar 0,5% secara tahunan pada Agustus. Ini merupakan laporan kinerja positif pertama sepanjang 2020.


"Ini membuat China tetap berada di jalur pemulihan pertumbuhan [ekonomi] ke level sebelum virus merebak" kata Julian Evans-Pritchard, ekonom senior untuk China yang bekerja di Capital Economics

"Penjualan ritel melampaui level 2019 untuk pertama kalinya sejak wabah COVID-19, sementara investasi dan pertumbuhan output terus menguat bulan lalu." ungkap Pritchard.

Sentimen positif juga datang dari kabar vaksin, di mana AstraZeneca melanjutkan kembali uji coba fase ketiga di Inggris sementara Direktur Utama Pfizer Albert Bourla menargetkan bisa menyajikan data kunci uji coba vaksinnya pada regulator selambat-lambatnya pada Oktober.

Optimisme bahwa AS bisa mengatasi penyebaran virus menjadi alasan utama LPL Financial menaikkan target indeks S&P 500 ke level 3.450-3.500, atau naik sekitar 2% sepanjang tahun ini. Alasan lain adalah aksi korporasi perusahaan teknologi seperti akuisisi Softbank.

"Terlepas dari keadaan sekarang, dan juga sektornya, komitmen besar dan merger besar cenderung menunjukkan kepercayaan diri, dan kami akan mengambilnya sebagai pertanda positif," ujar perencana investasi LPL Finance Jeff Buchbinder, kepada CNBC International.

Kenyataannya sektor teknologi mampu mengangkat kinerja saham-saham AS hingga akhir penutupan perdagangan.  Harga saham Microsoft melonjak 1,6%.  Sementara itu harga saham Amazon naik 1,7% bersama dengan Alphabet.

Netflix naik 4,1% dan Facebook ditutup lebih tinggi 2,4%. Saham Tesla, sementara itu, melonjak 7,2% setelah melonjak lebih dari 12% pada hari Senin. Pergerakan tajam lebih tinggi datang setelah aksi jual tajam di Big Tech minggu lalu, yang menekan pasar yang lebih luas.

Cermati Sentimen Penggerak Pasar Hari Ini
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading