Gaji ke-13 PNS Cair Agustus, Saham Emiten Ritel Meroket!

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
21 July 2020 14:13
Jelang Akhir Tahun, Warga Buru Diskon Murah di Kemayoran. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten-emiten ritel di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada perdagangan sesi II, Selasa (21/7/2020). Penguatan terbesar dicatatkan emiten ritel Grup Lippo, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) yang melesat 15%.

Data perdagangan mencatat, saham LPPF naik 15,06% di level Rp 1.490/saham dengan nilai transaksi Rp 137,69 miliar. Sepekan terakhir saham pengelola gerai Matahari ini minus 7,58%. Asing masuk Rp 34,16 miliar di semua pasar. Year to date saham LPPF ambles 65%.

Berikutnya saham PT Ramayana Lestari Tbk (RALS) yang juga naik 4,50% di level Rp 580/saham. Nilai transaksi mencapai Rp 33,17 miliar. Sepekan saham Ramayana naik tipis 0,87%, kendati year to date masih minus 46%. Hari ini asing lepas saham RALS Rp 1,08 miliar.


Saham peritel fashion yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) juga menguat 2,92% di level Rp 705/saham. Sepekan terakhir saham MAPI naik 0,71% dan year to date masih terkoreksi 33,18%. Asing jual saham MAPI Rp 11,78 miliar.

Saham peritel perkakas rumah tangga, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) juga naik 6,43% di level Rp 1.655/saham, begitu juga dengan saham pengelola Hypermart yakni PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik 4,55% di level Rp 115/saham. Adapun saham PT Hero Supermarket Tbk (HERO) naik 2,41% di posisi Rp 850/saham.

Salah satu kabar baik bagi sektor konsumer khususnya ritel adalah pengumuman dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyatakan pemberian gaji ke-13 PNS dimasukkan dalam program stimulus perekonomian di tengah Pandemi Covid-19.

"Pemerintah anggap pelaksanaan gaji ke 13 sama dengan THR bisa dilakukan dan bisa jadi bagian stimulus ekonomi," kata Sri Mulyani, Selasa (21/7/2020).

"Ini akan dukung kemampuan masyarakat laksanakan kegiatan-kegiatannya terutama dengan tahun ajaran baru. Gaji ke-13 dilaksanakan sebagai stimulus perekonomian," papar Sri Mulyani lebih jauh.

Adapun anggaran gaji ke-13 yakni sebesar Rp 28,5 triliun. Kemudian akan dicairkan pada Agustus 2020.

"Pembayaran gaji ke-13 PNS di Agustus 2020 dan kita segera keluarkan revisi regulasi yang ada," kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Equity Fund Manager PT Majoris Asset Management, Halimas Tansil, mengungkapkan pandemi Covid-19 masih menjadi sentimen kuat yang mempengaruhi pergerakan indeks saham gabungan. Namun sektor yang diproyeksi mampu bertahan di tengah guncangan pandemik ini salah satunya konsumer dan telekomunikasi.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading