Proyek Pabrik Mobil Hyundai Rp 21 T di Bekasi Dikebut

Market - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
06 June 2020 07:40
Hyundai Kona (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia - Hyundai Engineering Co. Ltd, (HEC), perusahaan konstruksi yang tercatat di Bursa Korea (KRX) berkomitmen mempercepat proses pembangunan pabrik mobil Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Deltamas Industrial Complex, Bekasi, Jawa Barat, dengan nilai total investasi mencapai US$ 1,55 miliar.

Investasi tersebut setara dengan dengan Rp 21,7 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.000/US$.

"Setelah proses konstruksi selesai, pabrik mobil ini akan menjadi pusat basis produksi pertama Hyundai di kawasan ASEAN," Kata Byung-Su Kwak, Chief Site Manager Hyundai Engineering dalam keterangan persnya, Jumat (5/6).


Sebelumnya, kepastian pendirian pabrik perakitan ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman rencana pendirian pabrik mobil tanggal 26 November 2019.

Penandatangan kerja sama ini dilakukan antara Hyundai Motor Company dengan Pemerintah Indonesia, dan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri.


Pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi sekitar 150.000 unit kendaraan per tahun, dan nantinya kapasitas penuh akan dapat memproduksi sekitar 250.000 kendaraan setiap tahun.

Byung-Su Kwak mengatakan keputusan Hyundai Motor Company membangun sebuah pabrik mobil di Indonesia merupakan keputusan investasi yang berani dan merupakan wujud niat kuat perseroan memperkuat kemitraan dengan negara-negara Asia Tenggara, terutama Indonesia. Ini sejalan dengan kebijakan yang dicanangkan oleh Pemerintah Korea Selatan "New Southern Policy", atau yang dikenal dengan "Kebijakan Baru ke Arah Selatan".

"Kepercayaan yang telah lama terbangun serta hubungan yang baik antara Korea Selatan dan Indonesia juga memiliki andil besar bagi Hyundai Motor Company dalam mengambil keputusan investasi ini," ujarnya.

Proses pembangunan pabrik ini telah dimulai sejak Desember 2019 oleh Hyundai Engineering sebagai kontraktor utama, di bawah pimpinan dan manajemen konstruksi menyeluruh dari Hyundai Engineering.

"Pabrik ini ditargetkan akan memulai produksi pertamanya pada paruh kedua 2021," tegasnya.


Dia menjelaskan, di bawah kerja sama yang menguntungkan antara Korea Selatan dan Indonesia, pembangunan pabrik mobil Hyundai Motor Company di Indonesia memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Indonesia, khususnya di industri konstruksi dengan menyerap hingga 1.500 pekerja harian.

"Selanjutnya, pabrik ini diharapkan dapat menciptakan lebih dari 23.000 pekerjaan baru baik langsung maupun tidak langsung," kata Byung-Su Kwak.

Dia menjelaskan, sebagai kontraktor utama, Hyundai Engineering berupaya menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung ekonomi lokal dengan tetap melakukan aktivitas konstruksi secara normal meskipun krisis ekonomi global saat ini sedang melanda di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia, sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

Di sisi lain, Hyundai Engineering dan Hyundai Motor Manufacturing Indonesia juga berupaya memahami dan menghormati budaya lokal Indonesia.

Pada awal pembangunan, mereka mengundang Profesor Sun-geun Ahn dari Universitas Islam Nasional (UIN) untuk mengadakan acara khusus ceramah tentang budaya Islam untuk 50 staf Korea yang bekerja di lokasi konstruksi. "Dengan upaya ini, mereka menunjukkan keinginan teguh untuk memahami dan menghormati budaya dan nilai-nilai lokal," tandasnya.

Baru-baru ini, Hyundai Engineering juga telah menyumbangkan peralatan perlindungan Covid-19 termasuk 4.800 unit alat diagnostik kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pertamedika (Institusi Kesehatan di bawah PT Pertamina) untuk menghadapi situasi pandemi Covid-19. Nilai total sumbangan tersebut mencapai Rp 5 miliar.

"Hyundai Engineering akan terus melakukan segala upaya untuk membangun kemitraan abadi, dengan berpartisipasi, tidak hanya pekerjaan konstruksi, tetapi juga semua kegiatan yang dapat untuk mendukung ekonomi lokal dan berkontribusi dalam menumbuhkan ekonomi Indonesia," katanya.

[Gambas:Video CNBC]





(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading