Facebook & Paypal Suntik Gojek, Berapa Kapitalisasi Pasarnya?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
03 June 2020 09:37
Facebook Chairman and CEO Mark Zuckerberg testifies at a House Financial Services Committee hearing in Washington, U.S., October 23, 2019. REUTERS/Erin Scott     TPX IMAGES OF THE DAY

Jakarta, CNBC Indonesia - Gojek mengumumkan bahwa Facebook dan PayPal resmi menjadi investor di dalam penggalangan dana perseroan putaran terkini. Selain itu, di penggalangan dana putaran yang sama, Google dan Tencent kembali menambah investasi setelah kedua perusahaan itu menanamkan investasi di Gojek pada penggalangan dana putaran sebelumnya.

Dalam pernyataan resmi Rabu ini (3/6/2020), manajemen Gojek menegaskan bergabungnya Facebook dan PayPal sebagai investor, menyusul Google dan Tencent, mendukung Gojek dalam misi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara, dengan fokus pada layanan pembayaran dan keuangan.

Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo mengatakan masuknya Facebook, PayPal, Google dan Tencent merupakan pengakuan di mana perusahaan teknologi paling inovatif di dunia melihat dampak positif Gojek terhadap Indonesia dan Asia Tenggara.

"Dengan bekerja sama, kami memiliki kesempatan untuk mencapai sesuatu yang betul-betul unik seiring dengan upaya kami mendukung lebih banyak digitalisasi di dunia usaha dan memastikan jutaan pelanggan mendapat manfaat dari ekonomi digital," kata Andre, dalam siaran persnya.


Facebook Inc adalah situs jejaring sosial terbesar di dunia dengan 2,5 miliar pengguna aktif bulanan (MAU/monthly active users) pada akhir tahun 2019. Sementara PayPal Inc. pengelola sistem pembayaran secara elektronik yang menggantikan transaksi konvensional berupa cek dan transfer uang.

Dua perusahaan ini sama-saham tercatat di Bursa Nasdaq. Pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (2/6), atau Rabu pagi waktu Indonesia (3/6), data perdagangan mencatat saham Facebook berkode FB naik 0.35% di level US$ 232,72/saham atau Rp 3,4 juta/saham (asumsi kurs Rp 14.700/US$).

Kapitalisasi pasar perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama temannya ini mencapai US$ 663,7 miliar atau Rp 9.756 triliun dengan kenaikan harga saham secara year to date (ytd) atau tahun berjalan mencapai 13,38%.

Sementara itu, saham Paypal Holdings Inc dengan kode PYPL, juga melesat 1,92% di level US$ 157.49/saham atau Rp 2,3 juta/saham. Kapitalisasi pasar PYPL mencapai US$ 184,9 miliar atau Rp 2.718 triliun, dengan penguatan saham year to date melesat 45,59%.

Gojek menegaskan bergabungnya perusahaan-perusahaan teknologi global ini bersama Gojek akan membantu mempercepat misi mendukung ekonomi digital, di tengah mayoritas UMKM di Asia Tenggara masih mengandalkan uang tunai dalam bertransaksi karena sebagian besar masyarakat di wilayah ini belum memiliki layanan perbankan.

Matt Idema, Chief Operating Officer, Whatsapp, mengatakan, "Gojek, WhatsApp, dan Facebook adalah layanan yang penting di Indonesia. Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," katanya.

Sementara itu terkait investasi yang dilakukan PayPal, kedua pihak yakni Gojek dan PayPal menyepakati bahwa layanan pembayaran PayPal akan diintegrasikan ke Gojek.

Kedua perusahaan ini akan berkolaborasi dan membuka akses bagi para pengguna GoPay ke jaringan PayPal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia.

Farhad Maleki, Head of Corporate Development and Ventures for APAC, PayPal, mengatakan, Asia Tenggara sedang berada di titik yang sangat krusial dalam proses adopsi digital yang dapat menciptakan kesempatan baru untuk memberikan layanan finansial kepada konsumen maupun penyedia layanan atau merchant yang selama ini belum terhubung ke layanan perbankan.

"Kami sangat bersemangat dalam memasuki sebuah hubungan strategis dengan Gojek untuk memperluas akses dan memberikan pengalaman baru bagi para pengguna kami di pasar yang sangat dinamis ini dan di seluruh dunia," katanya.

Adapun perusahaan teknologi global lain yang sudah terlebih dahulu menjadi investor Gojek adalah Google dan Tencent. Dua perusahaan ini telah berkolaborasi di beberapa projek terkait Gojek sejak pertama kali berinvestasi di Gojek pada 2018.

[Gambas:Video CNBC]



(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading