Harum Energy Caplok Saham Produsen Nikel Australia Rp 339 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 June 2020 09:12
FILE PHOTO: A worker holds iron ore at the Krakatau Bandar Samudra port, a subsidiary of PT Krakatau Steel Tbk in Cilegon, Indonesia's Banten province February 21, 2013. REUTERS/Beawiharta/File Photo
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pertambangan, PT Harum Energy Tbk (HRUM) melakukan transaksi pembelian saham perusahaan tambang nikel asal Australia, Nickel Mines Limited dengan harga jual beli senilai AUD 34,26 juta atau setara Rp 339,22 miliar dengan kurs Rp 9.900 per AUD.

Direktur Utama Harum Energy, Ray A Gunara menjelaskan, perseroan telah membeli sebanyak 68.530.577 saham Nickel Mines Limited atau setara dengan 3,22% saham. Transaksi ini terjadi pada 29 Mei 2020.

"Tidak ada dampak dari transaksi pembelian saham terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha emiten," kata Ray, dalam keterbukaan informasi, Rabu (3/6/2020).



Nickel Mines Limited, adalah perusahaan publik asal Australia yang bergerak di bisnis tambang yang memproduksi nickel pig iron (NPI), salah satu bahan utama dalam produksi baja tahan karat (stainless steel).

Nickel Mines memegang kepemilikan 60% di proyek Hengjaya Nickel dan Ranger Nickel, keduanya mengoperasikan pabrik Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang memproduksi NPI di Indonesia Morowali Industrial Park.

Perseroan tercatat di bursa saham Australia pada 20 Agustus 2018.


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading