Pasar Tertekan, Fund Manager Masih Bidik Fixed Income

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
20 May 2020 16:48
Ilustrasi Obligasi (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan manajemen investasi PT Schroder Investment Management Indonesia atau Schroders Indonesia masih mengandalkan produk berbasis aset pendapatan tetap (fixed income) sebagai aset dasar produk reksa dana perusahaan di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif akibat pandemi Covid-19.

Direktur dan Portofolio Manager Schroders Indonesia, Irwanti, mengatakan, aset pendapatan tetap seperti surat berharga negara (SBN) dan obligasi korporasi ini masih cukup menarik melihat tren baru para investor yang mulai mencari aset-aset baru di dalam negeri.

"Aset fixed income ini masih tinggi dan masih menarik, namun untuk outlook [prospek] kami masih defensif apakah infeksi [corona] ini masih ada di 2-3 minggu setelah Idul Fitri", ujarnya dalam virtual video interview dengan CNBC Indonesia, Rabu (20/05/20).


Seiring dengan kebijakan pemerintah, hingga stimulus yang diberikan selama pandemi, investor dinilai masih melirik Indonesia dibandingkan dengan negara-negara emerging market lainnya.


Pasalnya, dengan kondisi makro ekonomi nasional yang masih terjaga, ditambah konsumsi domestik yang masih besar dibandingkan negara lain, masih menjadi daya tarik para investor.

"Kalau dibandingkan emerging market seperti negara-negara latin kita jauh lebih baik, mungkin yang bisa disaingkan dengan India sesama emerging market dan kondisi yang sama, serta mencari dana-dana seperti Surat Utang Negara (SUN)", tambahnya.



[Gambas:Video CNBC]



(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading