Listing Saham Nara Hotel Ditunda, Ini Penjelasan Bos Bursa

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
07 February 2020 10:37
BEI akan memeriksa komplain nasabah tersebut untuk menyelidiki kejanggalan dalam proses initial public offering (IPO).
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan penjelasan terkait penundaan pencatatan saham perdana (listing) PT Nara Hotel Internasional Tbk (NARA) yang seharusnya dilakukan di papan perdagangan Jumat ini (7/2/2020).

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan penundaan IPO Nara Hotel karena ada komplain dari investor. BEI akan memeriksa komplain nasabah tersebut untuk menyelidiki kejanggalan dalam proses penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO).

"Ya kalau saya juga gak ngikutin terlalu detail cuma kan kalo NARA itu kan penundaan bukan pembatalan. Ada komplain dari para nasabah yang mungkin kita musti hati hati melihatnya," kata Inarno di Gedung BEI, Jumat (7/2/2020).



Inarno menyampaikan pemeriksaan pengaduan dari investor tersebut akan dilakukan bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BEI akan memeriksa kebenaran dari pengaduan tersebut.

"Apakah komplain tersebut valid atau tidak, itu akan kita telusuri. Kalau memang sekiranya betul betul ada komplain tersebut valid yang artinya harus ada yg kita perbaiki," kata Inarno.

Terkait dugaan mark-up nilai aset dan likuiditas, Inarno menjelaskan, bahwa hal tersebut merupakan salah satu yang sedang diselidiki BEI dan OJK.

Inarno belum bisa memastikan kapan pencatatan saham NARA bisa dilaksanakan. Demikian pula dengan sanksi yang akan diberikan kepada NARA dan semua pihak yang terlibat dalam proses IPO.

"Saya belum bisa ngomong apa-apa karena ini masih dalam penundaannya sampai kapan ya tentunya setelah kita lihat, selidiki baru nanti kita bisa jawab. Sekarang saya belum bisa jawab apa apa," jelas Inarno.


Kemarin, BEI mengumumkan penundaan pencatatan saham perdana NARA yang semestinya dilakukan pencatatan (listing) hari ini, Jumat (7/2/2020).

Direktur BEI I Gede Nyoman Yetna dan Direksi BEI Laksono W. Widodo dalam pengumuman pada Kamis malam mengatakan BEI menunda mencatatkan efek Nara Hotel hingga pengumuman lebih lanjut.

Pengumuman tersebut mengacu pada pengumuman Bursa Nomor Peng-P-00215/BEI.PP2/02.2020 terkait kode saham PT Nara Hotel Internasional (NARA).

Dalam prospektus disebutkan, Nara Hotel melepas sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru dengan harga penawaran sebesar Rp 101/saham. Dengan demikian perusahaan akan meraih dana IPO Rp 202 miliar.

Selain itu perseroan juga merilis Waran Seri I sebanyak 35% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor perusahaan. Harga pelaksanaan waran yakni Rp 200 dengan masa penebusan pada 7 Agustus 2020-7 Februari 2023. Masa penawaran sudah dilakukan pada 3-4 Februari lalu.

Pada Jumat ini, juga ada pencatatan saham PT Pratama Widya Tbk. (PTPW) akan dicatatkan di Papan Pengembangan BEI sebagai perusahaan tercatat ke-9 di tahun 2020.

[Gambas:Video CNBC]




(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading